Trend . 10/12/2024, 19:36 WIB
Penulis : Sahroni | Editor : Sahroni
Air putih membantu ginjal membuang kelebihan gula melalui urine. Disarankan untuk minum 4–6 gelas air setiap hari untuk membantu menjaga keseimbangan kadar gula darah dan mencegah dehidrasi.
Makanan seperti sayuran hijau, biji labu, dan daging sapi mengandung kromium dan magnesium yang membantu meningkatkan fungsi insulin. Nutrisi ini juga berperan dalam mengatur gula darah dan mencegah resistensi insulin.
Penurunan berat badan sebesar 5% dapat memperbaiki regulasi gula darah secara signifikan. Penelitian menunjukkan bahwa penurunan berat badan sebesar 4,5–6 kilogram pada individu dengan berat badan berlebih mampu menurunkan kadar gula darah secara efektif.
Makanan probiotik seperti yoghurt, kefir, tempe, dan asinan kubis mengandung bakteri baik yang bermanfaat untuk kesehatan usus dan pengendalian gula darah. Penelitian menunjukkan probiotik mampu mengurangi gula darah puasa dan meningkatkan sensitivitas insulin.
Kurang tidur dapat memengaruhi hormon yang mengatur gula darah dan meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Orang dewasa disarankan tidur 7–8 jam setiap malam untuk menjaga keseimbangan kadar gula darah.
Beberapa bahan alami, seperti lidah buaya dan kayu manis, memiliki manfaat untuk menurunkan gula darah. Lidah buaya mengandung antioksidan yang dapat memperbaiki fungsi sel beta di pankreas, sedangkan kayu manis membantu mengurangi resistensi insulin pada penderita diabetes.
Menjaga gula darah tetap stabil membutuhkan pola hidup sehat yang konsisten. Dengan menerapkan cara-cara di atas, Anda dapat menurunkan risiko komplikasi diabetes dan menjalani hidup yang lebih sehat. Jika kadar gula darah tetap tinggi, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan perawatan yang sesuai.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media