Perayaan Natal di Papua digelar dengan cara Ritual Barapen. Ritual Barapen menampilkan pesta bersama dengan daging babi dan sayuran yang dimasak di atas batu panas, yang melambangkan rasa syukur dan persatuan.
5. Penjor dan Ngejot di Bali
Bali Selatan memiliki desa-desa Kristen di mana di desa tersebut mayoritas warganya beragama Kristen. Setiap Natal, rumah mereka dihiasi penjor, tiang bambu yang dihiasi dengan daun kelapa, yang melambangkan kemakmuran. Selain itu, ada pula tradisi Ngejot yaitu acara bagi-bagi makanan antar warga.
6. Festival Desember di Toraja
Di daerah ini setiap Natal selalu digelar Festival Desember yang Indah, yang menampilkan tarian budaya, kuliner lezat, dan pertunjukan kembang api.
7. Upacara Cuci Negeri di Ambon, Maluku
Natal dirayakan dengan Upacara Cuci Negeri melambangkan pemurnian spiritual, menawarkan pengalaman budaya yang tak terlupakan.
8. Marbinda dan Marhobas di Medan Sumatera Utara
Ada tradisi unik yang selalu dilakukan saat perayaan Natal. Tradisi unik saat perayaan Natal dikenal dengan nama marbinda dan marhobas.
Marbinda adalah tradisi sembelih hewan menjelang Natal. Kemudian marhobas merupakan lanjutannya yakni memasak hasil hewan sembelihan itu.
Bisa dibayangkan, saat perayaan Natal, warga di Medan berpesta menyantap hidangan hewan yang disembelih.
9. Meriam Bambu di Nusa Tenggara Timur (NTT)
Tradisi Meriam Bambu telah dilaksanakan sejak tahun 1980-an. Saat menjelang Natal, umat Kristiani akan menyalakan meriam bambu.
Dulunya, suara menggelegar dari meriam bambu dilakukan untuk memberikan kabar duka.
Namun, seiring berjalannya waktu, tradisi Natal satu ini digunakan untuk mengekspresikan kegembiraan atas kelahiran Yesus Kristus. Suasana itu membuat bahagia bagi umat Kristiani.