16 Negara Ini Tidak Merayakan Natal Bahkan Melarang, Ada Korea Utara dan Bhutan

lifestyle.fin.co.id - 19/12/2024, 10:24 WIB

16 Negara Ini Tidak Merayakan Natal Bahkan Melarang, Ada Korea Utara dan Bhutan

Ilustrasi - Pemimpin Korea Utara Kim Jong -un melarang perayaan Natal di negaranya. Foto: Daily Express

12. Turkmenistan

Turkmenistan memiliki kelompok etnis yang beragam, di antaranya Turkmen, Uzbek, Rusia, Kazakh, dan Tatar. Mayoritas penduduknya beragama Islam Sunni mencapai 89 persen dan Kristen Ortodoks Timur 9 persen. Negera Turkmenista melarang perayaan Natal terbuka.

15. Uzbekistan

Jumlah penduduk Islam di Uzbekistan diperkirakan mencapai 88 persen dari total penduduk negara tersebut atau sekitar 35 juta jiwa. Data 2023, jumlah penduduk Kristen Ortodoks di Uzbekistan adalah 822.000 orang. Natal tidak dirayakan di negara ini. Orang Kristen merayakannya setelah tahun baru atau 7 Januari.

16. Yaman

Islam merupakan agama negara di Yaman dan dianut oleh sebagian besar penduduknya. Sementara agama Katolik tercatat hanya 3.000 orang. Agama  Kristen dan Katolik sempat menghilang di Yaman sejak Islam menjadi agama dominan. Tentu saja, Natal tidak pernah ada di negara ini.

Namun pemerintah tidak melarang orang beragama Katolik dan Kristen merayakan secara tertutup di gereja-gereja. Meski mayoritas Islam, di Yaman masih ada sejumlah gereja.

Demikian informasi mengenai 16 negara yang tidak merayakan Natal dan tidak menjadikan hari itu sebagai libur nasional. Artinya, kita beruntung berada di Indonesia. Semoga bermanfaat.

Lina
Lina
Penulis

Penulis FIN.CO.ID