Bangun Rumah Minimalis tanpa Jasa Arsitek Bisa Hemat Banyak Uang, Ini Tips biar Hasilnya Memuaskan

lifestyle.fin.co.id - 21/12/2024, 07:43 WIB

Bangun Rumah Minimalis tanpa Jasa Arsitek Bisa Hemat Banyak Uang, Ini Tips biar Hasilnya Memuaskan

Bangun Rumah Minimalis tanpa Jasa Arsitek, Image: DALL-E 3

fin.co.id - Banyak orang yang ingin membangun rumah minimalis dengan anggaran terbatas, dan sering kali muncul pertanyaan, “Bisa nggak ya bangun rumah tanpa jasa arsitek?” Jawabannya, bisa!

Bahkan, kamu bisa menghemat banyak uang jika memutuskan untuk merancang dan membangun rumah minimalis tanpa melibatkan arsitek.

Tentu saja, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar hasil akhirnya tetap memuaskan. Yuk, simak tipsnya!

1. Hemat Biaya Jasa Arsitek yang Cukup Besar

Salah satu penghematan terbesar saat membangun rumah tanpa arsitek adalah biaya jasa arsitek itu sendiri. Di Indonesia, jasa arsitek umumnya berkisar antara 5% hingga 10% dari total biaya pembangunan.

Misalnya, jika anggaranmu sekitar Rp 100 juta, biaya jasa arsitek bisa mencapai Rp 5 juta hingga Rp 10 juta.

Bayangin, kalau bisa menghemat sekitar 5%-10% dari anggaran, kamu bisa gunakan uang tersebut untuk hal lain yang lebih prioritas, seperti membeli material yang lebih berkualitas atau menambah luas ruang di rumahmu. Cukup menarik, kan?

2. Desain Sendiri atau Pakai Template

Kalau kamu punya waktu dan sedikit pengetahuan tentang desain rumah, bisa banget membuat desain sendiri. Tidak perlu khawatir soal kesulitan desain rumah minimalis, karena sekarang banyak aplikasi desain rumah yang bisa kamu gunakan secara gratis atau dengan harga terjangkau.

Aplikasi seperti SketchUp atau AutoCAD bisa sangat membantu, bahkan untuk pemula. Selain itu, kalau merasa desain sendiri terlalu ribet, kamu bisa mencari template desain rumah minimalis yang banyak tersedia di internet.

Template-template ini biasanya sudah disusun dengan fungsionalitas dan estetika yang baik, sehingga kamu nggak perlu pusing mikirin semua detail dari awal.

Dengan menggunakan desain yang sudah ada atau membuat desain sendiri, kamu bisa menghemat Rp 3 juta hingga Rp 7 juta yang biasanya dikeluarkan untuk biaya desain dan gambar kerja arsitek.

3. Kurangi Biaya Pengawasan Pembangunan

Arsitek juga biasanya memegang peran penting dalam pengawasan pembangunan rumah. Mereka memastikan bahwa pembangunan berjalan sesuai dengan desain, spesifikasi, dan kualitas yang telah ditentukan. Namun, kalau kamu nggak pakai arsitek, maka biaya pengawasan ini otomatis bisa kamu hemat.

Tentu saja, tanpa pengawasan langsung dari arsitek, kamu harus siap terjun langsung untuk mengawasi proses pembangunan. Kalau kamu nggak bisa meluangkan banyak waktu, mungkin bisa melibatkan teman atau kerabat yang punya pengalaman di bidang konstruksi.

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID