Bangun Rumah Minimalis tanpa Jasa Arsitek Bisa Hemat Banyak Uang, Ini Tips biar Hasilnya Memuaskan

lifestyle.fin.co.id - 21/12/2024, 07:43 WIB

Bangun Rumah Minimalis tanpa Jasa Arsitek Bisa Hemat Banyak Uang, Ini Tips biar Hasilnya Memuaskan

Bangun Rumah Minimalis tanpa Jasa Arsitek, Image: DALL-E 3

Meskipun penghematan ini cukup signifikan, sekitar Rp 5 juta hingga Rp 10 juta, kamu perlu tetap hati-hati agar tidak ada kesalahan yang bisa memengaruhi kualitas bangunan.

4. Pilih Material dengan Bijak

Tanpa arsitek, kamu akan lebih bebas dalam memilih material yang digunakan. Ini adalah kesempatanmu untuk lebih pintar dalam memilih bahan bangunan yang terjangkau tapi tetap berkualitas.

Pastikan untuk melakukan riset tentang harga dan kualitas material sebelum membeli. Misalnya, gunakan keramik berkualitas dengan harga lebih murah, atau pilih material yang mudah didapatkan di sekitar lokasi pembangunan.

Penghematan dalam pemilihan material bisa mengurangi biaya secara keseluruhan. Jika kamu pintar memilih material, mungkin kamu bisa menghemat lagi Rp 5 juta hingga Rp 10 juta untuk pembelian bahan bangunan.

5. Penghematan Total Bisa Mencapai Puluhan Juta

Jika kita total, tanpa menggunakan jasa arsitek, kamu bisa menghemat sekitar Rp 13 juta hingga Rp 27 juta dari biaya-biaya yang biasanya dikeluarkan untuk arsitek, desain, dan pengawasan.

Penghematan ini tentunya sangat berarti jika anggaranmu terbatas. Uang yang dihemat bisa dialokasikan untuk keperluan lain yang lebih urgent, seperti memperbaiki kualitas material atau menambah fasilitas rumah.

6. Kelebihan Bangun Rumah Tanpa Arsitek

Selain penghematan biaya, salah satu keuntungan utama membangun rumah minimalis tanpa arsitek adalah kamu memiliki kebebasan penuh dalam mendesain sesuai dengan selera dan kebutuhanmu.

Tidak ada batasan dari desain standar atau preferensi arsitek, sehingga kamu bisa lebih eksploratif.

Namun, tetap pastikan kamu mengikuti peraturan dan regulasi bangunan yang berlaku di daerah tempat tinggalmu, terutama soal izin mendirikan bangunan (IMB), agar pembangunan berjalan lancar tanpa masalah di kemudian hari.

Risiko Kesalahan Desain dan Pembangunan

Namun, ada beberapa risiko yang perlu kamu pertimbangkan. Tanpa arsitek, kemungkinan kesalahan desain atau pembangunan bisa meningkat.

Misalnya, penggunaan ruang yang tidak efisien, pemilihan bahan yang tidak sesuai, atau tata letak yang kurang fungsional. Hal ini bisa berujung pada biaya tambahan untuk perbaikan atau perubahan yang nggak terduga selama pembangunan.

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID