Kacang kedelai adalah makanan pokok di rumah Michiko. Kacang kedelai, baik dalam bentuk edamame, kinako, atau susu kedelai, penuh dengan serat, vitamin B, dan polifenol.
Selain itu, kacang merah atau azuki juga menjadi favoritnya karena kandungan polifenol yang membantu mencegah peradangan.
5. Tahu: Alternatif Sehat untuk Daging
Tahu, yang kaya akan protein tanpa kolesterol, selalu ada di dapur Michiko. Tahu adalah bahan serbaguna yang dapat digunakan dalam berbagai hidangan, menjadikannya pilihan tepat untuk menggantikan daging dalam diet sehari-hari.
6. Jahe: Rempah yang Membantu Metabolisme
Jahe telah lama digunakan dalam masakan Jepang dan dikenal memiliki banyak manfaat kesehatan.
Jahe membantu meredakan gangguan pencernaan dan meningkatkan metabolisme tubuh.
Michiko sering menggunakan jahe untuk meredakan sakit perut atau masuk angin, menjadikannya bagian penting dari kehidupan sehari-hari.
7. Wijen: Superfood untuk Kolesterol Sehat
Wijen, yang sering ditambahkan dalam hidangan sayur, mengandung vitamin B dan E, protein, serat, serta mineral seperti magnesium dan kalsium.
Wijen juga memiliki fitosterol yang dapat membantu mengelola kadar kolesterol dalam tubuh.
8. Jamur Shiitake: Penguat Kekebalan Tubuh
Jamur shiitake adalah bahan dasar untuk banyak hidangan Jepang. Jamur ini kaya akan protein, vitamin D, dan B, serta lentinan, polisakarida yang dapat membantu melawan peradangan. Michiko sering menggunakannya dalam kaldu, saus, sup miso, hingga kari.
Dengan mengadopsi makanan-makanan sehat ini, Anda juga bisa menikmati hidup sehat dan panjang umur, ala orang Jepang.
Cobalah untuk memasukkan beberapa makanan tersebut ke dalam menu harian Anda dan rasakan manfaatnya! (*)