- Pastikan rantai benar-benar kering sebelum diaplikasikan pelumas.
- Semprotkan pelumas secara merata di seluruh bagian rantai sambil memutar roda belakang.
- Hindari menggunakan oli bekas karena justru bisa mempercepat penumpukan kotoran.
3. Menyetel Ketegangan Rantai
Rantai yang terlalu kencang atau longgar harus disesuaikan.
- Gunakan kunci pas atau kunci khusus untuk menyetel baut penyetel rantai di kedua sisi roda belakang.
- Atur kelonggaran rantai hingga mencapai 2-3 cm. Kamu bisa mengukur dengan cara menekan rantai ke atas dan ke bawah.
- Pastikan kedua sisi rantai memiliki ketegangan yang sama supaya roda belakang tetap sejajar.
4. Memeriksa Sprocket
Kalau setelah semua langkah di atas rantai masih bunyi, coba cek kondisi sprocket.
- Periksa apakah gigi sprocket sudah aus atau tumpul.
- Kalau sprocket terlihat rusak, sebaiknya langsung ganti bersama rantai untuk hasil yang maksimal.
5. Mengganti Rantai jika Perlu
Rantai yang sudah terlalu aus atau rusak parah sebaiknya diganti dengan yang baru.
- Pilih rantai sesuai spesifikasi motor kamu.
- Jangan tergiur harga murah karena kualitas rantai sangat mempengaruhi umur pakainya.
Tips Merawat Rantai Motor Supaya Awet
Merawat rantai motor itu sebenarnya nggak susah, kok. Dengan perawatan rutin, rantai bisa lebih awet dan performa motor tetap maksimal.
1. Bersihkan dan Lumasi Rantai Secara Rutin
Idealnya, rantai dibersihkan dan dilumasi setiap 500 km atau setelah terkena hujan dan lumpur.
Ini untuk mencegah kotoran menumpuk dan membuat rantai lebih tahan lama.