-
Pinset
-
Pensil alis dengan warna natural (cokelat muda atau abu-abu tua)
-
Spoolie (sikat alis)
-
Concealer
-
Kuas kecil untuk concealer
-
Gunting kecil untuk merapikan alis
-
Cermin dengan pencahayaan yang cukup
Alat-alat ini akan membantumu membentuk alis dengan lebih presisi dan hasil yang rapi.
3. Tentukan Titik Referensi Alis
Untuk mendapatkan bentuk alis yang simetris, kamu perlu menentukan tiga titik referensi penting:
-
Awal alis: Gunakan pensil alis sebagai panduan. Tempatkan pensil secara vertikal dari sisi luar hidung ke arah ujung dalam mata. Titik ini adalah tempat alismu harus dimulai.
-
Puncak lengkungan: Letakkan pensil dari sisi luar hidung menuju tengah bola mata. Titik ini menjadi puncak lengkungan alis.
-
Ujung alis: Arahkan pensil dari sisi luar hidung ke ujung luar mata. Di sinilah alismu berakhir.
Tandai ketiga titik ini dengan pensil alis untuk memudahkan proses pembentukan.
4. Rapikan Alis
Setelah menentukan titik referensi, langkah berikutnya adalah merapikan alis.
Gunakan spoolie untuk menyisir alis ke arah atas.
Potong rambut alis yang terlalu panjang dengan gunting kecil.
Hindari memotong terlalu pendek agar hasilnya tetap natural.
Kemudian, gunakan pinset untuk mencabut rambut alis yang berada di luar garis yang sudah kamu tentukan.
Pastikan untuk mencabutnya satu per satu agar lebih rapi dan tidak berlebihan.
5. Isi Alis dengan Pensil Alis
Langkah selanjutnya adalah mengisi alis dengan pensil alis.