2. H-3: Penambahan Porsi Jangkrik
Mulai tingkatkan asupan jangkrik menjadi 5 ekor di pagi hari dan 4 ekor di sore hari. Peningkatan protein ini penting untuk menambah energi dan daya tahan burung.
3. H-2: Penjemuran Singkat
Pada H-2, durasi penjemuran dikurangi menjadi maksimal 30 menit saja. Penjemuran berlebihan dapat menyebabkan burung lelah dan stres. Fokus utama adalah menjaga kebugaran.
4. H-1: Mandi Malam
Lakukan mandi malam antara pukul 19.00 hingga 20.00. Mandi malam bertujuan untuk menenangkan burung dan membuatnya lebih segar menjelang hari lomba. Setelah mandi, pastikan burung dalam kondisi hangat dengan menggunakan kerodong yang bersih.
5. Hari H: Persiapan Sebelum Lomba
Satu jam sebelum tampil, mandikan burung untuk meningkatkan kesegarannya. Berikan pakan berupa:
- 3-5 ekor jangkrik sebagai sumber energi utama.
- 6-15 ekor ulat Hongkong untuk meningkatkan semangat berkicau.
Jika burung akan tampil kembali pada babak selanjutnya, tambahkan 2 ekor jangkrik untuk mengembalikan energi.
Mengelola Faktor Lingkungan
Lingkungan juga memegang peranan penting dalam menjaga kondisi burung Murai Batu. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Suhu dan Ventilasi: Pastikan tempat burung memiliki sirkulasi udara yang baik dan suhu yang nyaman. Hindari tempat yang terlalu panas atau lembab.
- Kebersihan Sangkar: Sangkar yang bersih membantu mencegah burung terkena penyakit. Bersihkan sangkar setiap hari, terutama dari sisa makanan dan kotoran.
Latihan dan Pemasteran Suara
Selain perawatan fisik, latihan dan pemasteran suara menjadi bagian penting untuk meningkatkan kemampuan kicau Murai Batu.