Sistem pengapian yang berfungsi untuk menghasilkan percikan api sangat penting untuk menyalakan motor.
Jika air masuk ke bagian pengapian, seperti kabel busi atau CDI, motor akan mogok.
Meskipun beberapa motor didesain agar tahan air, sebagian komponen pengapian masih rentan terhadap kelembapan.
Akibatnya, motor tidak bisa dinyalakan dan mogok setelah terendam air.
3. Karburator Terendam Air
Pada motor yang menggunakan karburator, air yang masuk ke dalam komponen ini bisa menyebabkan motor mogok.
Karburator berfungsi mencampur bahan bakar dengan udara, dan jika air mencampur dengan bahan bakar, proses pembakaran motor terganggu.
Campuran bahan bakar yang tercemar air menyebabkan motor tidak bisa berjalan dengan normal.
4. Genangan Air yang Dalam Membuat Ban Licin
Banjir sering kali meninggalkan genangan air yang dalam, dan hal ini dapat mempengaruhi cengkraman ban motor pada permukaan jalan.
Ban yang licin membuat motor sulit dikendalikan, bahkan bisa menyebabkan kecelakaan atau kerusakan pada motor yang akhirnya membuat motor mogok.
Oleh karena itu, motor harus berhati-hati saat melewati genangan air yang dalam.
5. Gangguan pada Sistem Pendingin Mesin
Motor yang menggunakan sistem pendingin cairan memiliki komponen yang rentan terhadap gangguan akibat banjir.
Ketika air masuk ke dalam sistem ini, suhu mesin bisa naik, menyebabkan motor mengalami overheat, yang pada akhirnya membuat motor mogok.