Cermin adalah trik klasik untuk membuat ruangan tampak lebih besar. Tempatkan cermin besar di dinding yang berhadapan langsung dengan jendela agar cahaya bisa terpantul ke seluruh ruangan.
Tips: Pilih cermin dengan bingkai minimalis agar tetap sesuai dengan konsep open space.
6. Pastikan Sirkulasi Udara yang Baik
Tanpa sekat, sirkulasi udara dalam rumah open space harus diperhatikan agar tetap nyaman. Ventilasi silang (cross ventilation) bisa menjadi solusi agar udara tetap segar dan tidak pengap.
Tips: Jika ventilasi terbatas, pasang kipas angin langit-langit untuk membantu sirkulasi udara.
7. Gunakan Rak Terbuka sebagai Pembatas Ruangan
Rak terbuka bukan hanya sebagai tempat penyimpanan, tetapi juga bisa digunakan sebagai pemisah antar zona dalam rumah open space. Dengan pemilihan desain yang tepat, rak bisa menjadi elemen dekoratif yang menarik.
Tips: Susun dekorasi seperti buku, tanaman kecil, atau aksesori untuk mempercantik tampilan rak.
8. Pilih Langit-langit yang Tinggi
Jika memungkinkan, desain rumah dengan langit-langit tinggi dapat memberikan kesan luas dan meningkatkan sirkulasi udara. Selain itu, langit-langit tinggi juga membuat rumah terasa lebih mewah.
Tips: Tambahkan lampu gantung di area tertentu seperti ruang makan untuk menciptakan focal point yang menarik.
9. Tambahkan Tanaman Indoor
Tanaman indoor bukan hanya berfungsi sebagai dekorasi, tetapi juga membantu meningkatkan kualitas udara di dalam rumah. Beberapa pilihan tanaman yang mudah dirawat adalah monstera, lidah mertua, dan kaktus.
Tips: Gunakan pot dengan desain unik agar sesuai dengan konsep interior rumah.