Trend . 16/04/2025, 11:35 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Punya lahan sempit di belakang rumah sering dianggap sia-sia. Padahal, dengan sedikit kreativitas dan strategi hemat, kamu bisa menyulapnya jadi taman cantik yang bikin betah. Bukan hanya soal estetika, taman belakang juga bisa jadi ruang tambahan untuk relaksasi, ngopi santai, atau bahkan kebun kecil yang produktif.
Tantangannya memang ada, terutama soal ukuran dan anggaran. Tapi tenang, taman belakang rumah kecil tetap bisa tampil memesona tanpa harus bikin kantong jebol. Yuk, simak inspirasi dan tips desain taman belakang rumah kecil yang estetik dan hemat biaya berikut ini.
Jangan remehkan setiap meter persegi. Gunakan konsep vertikal untuk menanam tanaman, seperti rak susun, dinding tanaman (vertical garden), atau gantungan pot minimalis. Teknik ini nggak cuma hemat tempat, tapi juga memperindah dinding kosong di belakang rumah.
Kamu juga bisa memanfaatkan pot bertingkat dari bahan bekas seperti kayu palet atau rak besi yang dicat ulang. Estetik, murah, dan fungsional!
Kunci dari taman hemat biaya adalah pemilihan tanaman. Prioritaskan tanaman lokal yang kuat terhadap cuaca, tidak butuh perawatan rumit, dan cepat tumbuh. Beberapa rekomendasinya antara lain:
Lidah mertua (Sansevieria)
Sirih gading
Paku-pakuan
Kamboja Jepang
Tanaman herbal seperti serai, kemangi, atau mint
Tanaman ini nggak cuma cantik, tapi juga bermanfaat dan irit air.
Kamu nggak perlu beli baru semua elemen taman. Banyak material bekas yang bisa disulap jadi elemen dekoratif. Misalnya:
Ban bekas jadi pot gantung unik
Kayu sisa proyek jadi bangku taman rustic
Botol plastik jadi pot mini gantung
Dengan sedikit sentuhan cat atau pernis, hasilnya bisa terlihat premium meski dari barang bekas.
Kalau kamu ingin taman belakang terasa lebih sejuk dan hidup, tambahkan unsur alam seperti batu koral, kerikil hias, atau air mancur mini dari ember bekas. Ini bisa memberikan efek relaksasi tanpa harus keluar budget besar.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media