Bagi penderita prediabetes atau diabetes tipe 2, manfaat jamu kunyit asam terletak pada kemampuannya menstabilkan gula darah.
Kurkumin terbukti dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi resistensi insulin, seperti dibuktikan dalam studi oleh Chuengsamarn et al. (2012).
5. Melancarkan Pencernaan
Kunyit merangsang produksi empedu yang penting untuk mencerna lemak. Di sisi lain, asam jawa memiliki efek pencahar ringan yang membantu membersihkan usus.
Maka dari itu, manfaat jamu kunyit asam juga berkaitan erat dengan pencernaan yang lebih lancar dan sehat.
6. Menjaga Kesehatan Jantung
Kurkumin membantu menurunkan kadar kolesterol LDL dan trigliserida, serta mencegah oksidasi kolesterol.
Ini mendukung manfaat jamu kunyit asam dalam menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko aterosklerosis.
Studi di Journal of Nutrition and Metabolism membuktikan efek kardioprotektif kurkumin.
7. Melindungi Fungsi Hati
Manfaat jamu kunyit asam juga mencakup perlindungan hati. Kurkumin dikenal sebagai hepatoprotektor, yakni pelindung hati dari kerusakan akibat racun atau konsumsi alkohol.
Penelitian pada hewan menunjukkan penurunan signifikan enzim hati (SGOT dan SGPT) setelah mengonsumsi kurkumin.
8. Antibakteri dan Antimikroba
Kunyit dan asam jawa keduanya memiliki sifat antimikroba. Kurkumin dapat menghambat pertumbuhan bakteri seperti E. coli dan Staphylococcus aureus, sedangkan asam jawa membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus.
Manfaat jamu kunyit asam ini sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh secara alami.