Tiba-tiba ia mendengar suara tangisan bayi yang sangat lirih.
Ia mencari sumber suara dan melihat sosok putih melayang di antara cabang-cabang pohon.
Sari mendekat dengan hati-hati, tapi kuntilanak itu menatapnya dengan senyum menyeramkan, memperlihatkan deretan gigi tajamnya yang mengerikan.
Sari mencoba lari, tapi ia tiba-tiba terperangkap dalam hutan yang tak dikenalnya, seolah waktu dan ruang berubah.
Ketika akhirnya berhasil keluar, ia melihat ke cermin dan menemukan air mata bayi yang mengalir di wajahnya sendiri.
Sejak itu, ia selalu mendengar tangisan bayi saat melewati pohon nangka tersebut.
Cerita Horor Singkat #3: Wajah Suram Genderuwo di Rumah Kosong
Seorang pemuda bernama Rian diberi tugas oleh keluarganya untuk membersihkan rumah kosong peninggalan nenek moyang mereka.
Rumah itu sudah lama tak berpenghuni dan sering dianggap angker. Malam pertama Rian di rumah itu, ia merasakan suasana yang sangat berbeda.
Bau harum aneh menusuk hidungnya, berbeda dengan bau bunga atau dupa. Tiba-tiba ia mendengar langkah berat dari lantai atas.
Dengan nyali yang tak kalah kuat, ia naik ke atas dan melihat bayangan besar dengan wajah suram dan mata merah menyala duduk di pojok ruangan.
Makhluk itu mengeluarkan suara serak dan memohon, “Jangan usik rumahku…” Rian merasa ketakutan sekaligus iba.
Tapi saat ia hendak bicara lebih jauh, bayangan itu menghilang. Sejak malam itu, Rian tak pernah berani tidur di rumah itu dan menyerah untuk meninggalkannya begitu saja.
Cerita Horor Singkat #4: Leak Bali, Bayangan Hitam di Tengah Malam
Di sebuah desa kecil di Bali, ada legenda tentang Leak, makhluk yang bisa berubah bentuk menjadi manusia, binatang, atau bahkan benda-benda sehari-hari. Seorang wisatawan asing yang sedang berlibur di desa itu menceritakan pengalamannya yang menakutkan.