Jenis buah dan sayur tertentu, seperti stroberi, wortel, dan bit, sebaiknya dibungkus handuk kering sebelum masuk kulkas. Handuk akan menyerap kelembapan berlebih yang mempercepat pembusukan.
Sementara sayur daun seperti kale dan selada lebih baik dibungkus handuk lembap agar tetap segar.
4. Atur Suhu Kulkas Secara Tepat
Suhu ideal kulkas berada di bawah 5°C, sedangkan freezer minimal -18°C. Jangan lupa untuk menutup pintu kulkas rapat-rapat dan hindari menumpuk makanan di depan lubang sirkulasi udara agar suhu tetap stabil.
Rutin bersihkan kulkas setidaknya seminggu sekali agar terhindar dari penumpukan kuman.
5. Susun Makanan Sesuai Masa Simpan
Agar tidak ada makanan yang terabaikan hingga busuk, letakkan bahan makanan yang mendekati tanggal kedaluwarsa di bagian depan kulkas. Anda juga bisa memberi label tanggal pada wadah untuk memudahkan pengecekan.
Kenali Tanda Makanan Tidak Layak Konsumsi
Sebelum menyajikan makanan, pastikan untuk memeriksa kondisi fisiknya. Makanan basi biasanya berubah warna, berbau tidak sedap, atau muncul bercak putih, hijau, maupun jingga akibat jamur.
Khusus daging, jika permukaannya berlendir atau warnanya berubah, sebaiknya segera dibuang.
Jaga Kesehatan, Waspadai Gejala Keracunan
Jika Anda atau keluarga mengalami muntah, diare, atau sakit perut usai mengonsumsi makanan yang disimpan di kulkas, segera konsultasikan ke dokter. Penanganan cepat dapat mencegah kondisi makin parah.