Wisata . 27/08/2025, 17:19 WIB
Penulis : Tuahta Aldo | Editor : Tuahta Aldo
fin.co.id - Pemerintah Malaysia menutup sementara ruang udara sekitar Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA), dalam rangka persiapan Hari Kemerdekaan ke-68 pada tanggal 31 Agustus 2025.
Penutupan ini berlangsung selama 6 hari, mulai tanggal 26 hingga 31 Agustus 2025, dari pukul 08.00 hingga 12.00 waktu setempat.
Akibatnya, sejumlah maskapai yang beroperasi di KLIA, termasuk Malaysia Airlines dan AirAsia, melakukan penyesuaian jadwal penerbangan.
Jadwal Penerbangan Diatur Ulang
Mengutip keterangan resmi Malaysia Airlines, maskapai nasional tersebut telah menjadwal ulang sejumlah kedatangan dan keberangkatan dari KLIA selama penutupan.
Meski demikian, pihak maskapai tidak merinci layanan lain yang ikut terdampak.
Malaysia Airlines mengimbau penumpang untuk terus memantau update jadwal melalui media sosial resmi, website, atau langsung menghubungi layanan pelanggan.
Selain itu penumpang diminta membawa seluruh dokumen perjalanan yang diperlukan, untuk memperlancar proses pemeriksaan di bandara.
AirAsia : Siap-Siap Hadapi Kepadatan Penumpang
Maskapai AirAsia juga mengeluarkan himbauan kepada pelanggan, terkait potensi lonjakan dan kepadatan di area check-in, pemeriksaan, hingga boarding gate.
Momen Hari Merdeka kali ini juga bertepatan dengan musim liburan, yang tentu berdampak langsung pada trafik bandara.
Alasan Penutupan: Latihan Flypast Merdeka
Penutupan ruang udara ini bukan tanpa alasan, menurut pernyataan dari Civil Aviation Authority of Malaysia (CAAM), kebijakan ini dilakukan demi kelancaran dan keamanan sesi latihan flypast.
Flypasy merupakan formasi terbang pesawat yang bersifat seremoni, serta biasanya dilakukan oleh anggota militer.
Tahun ini Malaysia akan menggelar flypast spektakuler yang melibatkan 33 pesawat dari Angkatan Udara, termasuk helikopter dan pesawat fixed-wing.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media