Otomotif . 29/08/2025, 13:35 WIB
Penulis : Tuahta Aldo | Editor : Tuahta Aldo
fin.co.id - Sebuah tragedi menggemparkan terjadi di tengah demonstrasi, seorang pengemudi ojek online (ojol) dilaporkan meninggal dunia usai terlindas kendaraan taktis (rantis) milik Korps Brimob Polri.
Dalam video berdurasi beberapa detik yang beredar luas, terlihat rantis berlapis baja melaju kencang menembus kerumunan massa.
Seorang pria dengan jaket ojol terlihat tertabrak dan terlindas. Ironisnya, kendaraan tersebut tidak berhenti atau mundur dari korban yang terlindas setelah kejadian.
Kejadian ini sontak menyulut emosi publik, setelah videonya viral beredar di media sosial.
Kendaraan yang diduga menabrak korban dikenal sebagai Rimueng, rantis lapis baja milik Brimob yang biasa digunakan untuk pengamanan skala besar.
Nama “Rimueng” sendiri berarti harimau dalam bahasa Aceh, mencerminkan kekuatan dan ketangguhan kendaraan ini.
Namun kekuatan mobil rantis baja tersebut justru kini dipertanyakan oleh masyarakat, terkait penggunaannya di tengah kerumunan sipil.
Mengenal Rimueng, Rantis Tempur Brimob yang Disebut Lindas Ojol
Rimueng adalah kendaraan taktis multifungsi buatan dalam negeri yang kerap diterjunkan untuk misi pengamanan demo, patroli daerah rawan, hingga operasi militer.
Berikut, spesifikasi Singkat Rimueng :
Dengan tampilan sangar dan perlindungan maksimal, Rimueng dijuluki sebagai monster baja yang siap menembus medan berat dalam situasi apapun.
Namu usai video tragedi ini menyebar, media sosial dipenuhi kecaman dan seruan keadilan.
Tagar #JusticeForOjol menjadi trending topic, menandai kemarahan dan kesedihan netizen atas insiden ini.
Banyak yang menyoroti bahwa meskipun rantis tersebut adalah aset negara dengan teknologi tinggi, penggunaannya tetap harus mematuhi prinsip keselamatan sipil.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media