Trend . 01/09/2025, 11:00 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
fin.co.id - Makanan pedas memang punya daya tarik tersendiri. Sensasi cabai yang menggigit justru dianggap menambah selera makan. Tak heran, banyak orang rela menambah sambal meski tahu risikonya seperti perut terasa panas, kembung, bahkan sampai mual.
Kabar baiknya, ada sejumlah langkah sederhana yang bisa dicoba, mulai dari bahan alami yang mudah ditemukan di rumah hingga obat medis yang tersedia di apotek.
Kandungan kasein dalam susu bekerja melarutkan capsaicin, senyawa penyebab pedas. Segelas susu, terutama yang dingin, dapat membantu meredakan perut panas akibat makanan pedas dan memberikan sensasi menenangkan.
Teh chamomile hangat bisa menjadi pilihan untuk menenangkan perut. Polifenol yang terkandung di dalamnya memiliki efek antiradang, sehingga membantu meredakan rasa perih sekaligus membuat tubuh lebih rileks.
Selain mengenyangkan, pisang dapat melapisi dinding kerongkongan dan lambung yang terkena asam berlebih. Serat pektinnya juga membantu melancarkan pencernaan, sehingga rasa perih berangsur mereda. Tidak heran jika buah ini sering direkomendasikan untuk meredakan perut panas akibat makanan pedas.
Jahe memiliki sifat antiinflamasi yang dapat mengurangi iritasi lambung. Mengonsumsi teh jahe hangat membantu menenangkan mual sekaligus meredakan rasa tidak nyaman. Bagi yang terbiasa dengan herbal, cara ini bisa jadi pilihan alami untuk mengatasi sakit perut setelah makan pedas.
Salah satu langkah sederhana adalah minum air putih. Cairan ini membantu menurunkan kadar asam lambung yang meningkat setelah konsumsi pedas. Namun, perhatikan jumlahnya terlalu banyak bisa membuat perut kembung dan semakin tidak nyaman.
Bila berbagai cara alami belum cukup, obat pereda asam lambung yang dijual bebas bisa menjadi pilihan. Antasida, misalnya, mampu menetralkan asam berlebih dan mencegah gejala lebih parah seperti GERD. Meski begitu, gunakan sesuai aturan dan segera konsultasi ke dokter bila keluhan menetap.
Jika keluhan berlanjut, jangan ragu untuk menggunakan obat atau memeriksakan diri ke dokter agar kondisi tidak semakin mengganggu.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media