fin.co.id - Minuman soda yang dikenal di pasar kuliner tanah air, biasanya identik dengan budaya barat, Cola, Root Beer, dan semacamnya.
Tapi siapa sangka, Indonesia juga punya minuman soda legendaris yang nggak kalah segar dan sudah bertahan puluhan tahun di tengah gempuran minuman kekinian?
Di balik botol kaca klasik dan rasa uniknya, soda-soda lokal ini menyimpan sejarah panjang, rasa nostalgia. dan tentu saja, cita rasa autentik yang sulit dicari tandingannya.
Berikut tiga minuman soda lokal asli Indonesia yang wajib kamu coba, bukan cuma enak, tapi juga penuh cerita.
1. Soda Cap Badak – Semriwing Khas Siantar yang Melegenda
Asal : Pematangsiantar, Sumatera Utara. Diproduksi sejak : 1916.
Buat yang tumbuh di era 80–90-an, nama Soda Cap Badak pasti nggak asing lagi.
Minuman asal Pematangsiantar ini, punya rasa khas sarsaparilla yang menyegarkan dan bikin nagih.
Diproduksi pertama kali oleh PT Pabrik Es Siantar sejak 1916, Cap Badak sempat jadi primadona nasional, bahkan laris manis hingga 40 ribu krat per bulan di masa jayanya.
Kini meski pamornya tak sebesar dulu, soda ini tetap punya tempat di hati para pencintanya. Banyak restoran dan kafe retro kekinian, yang sengaja menyediakan Soda Cap Badak untuk memanjakan lidah.
2. Limun Oriental Cap Nyonya – Cita Rasa Rumahan yang Awet 5 Generasi
Asal : Pekalongan, Jawa Tengah. Diproduksi sejak : 1920.
Dari Sumatera, kita geser ke Jawa Tengah. Di Pekalongan, ada satu soda klasik yang masih bertahan sampai sekarang, Limun Oriental Cap Nyonya.
Awalnya diproduksi secara rumahan pada tahun 1920, limun ini sudah diwariskan sampai lima generasi dan dikelola oleh keluarga Bernardi Sanyoto.
Keunikan limun ini bukan cuma pada rasanya, tapi juga kemasannya, masih setia menggunakan botol kaca vintage yang menambah nuansa retro.