Kuliner . 06/09/2025, 09:03 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Kue nastar selalu identik dengan perayaan besar, terutama Lebaran. Hampir setiap rumah menyajikan kue ini di meja tamu. Aroma khas selai nanas yang berpadu dengan adonan gurih membuat siapa pun langsung ingin mencicipinya. Banyak orang sering kecewa karena nastar buatan mereka mudah hancur atau teksturnya terlalu lembek. Padahal, dengan mengikuti resep kue nastar klasik ini, kamu bisa mendapatkan kue nastar yang padat, lezat, dan tetap cantik meski dipindahkan dari loyang ke toples. Artikel ini akan membahas sejarah nastar, bahan-bahan, teknik membuat, tips agar tidak hancur, variasi, dekorasi, penyimpanan, hingga peluang bisnis.
Nastar berasal dari Belanda. Nama nastar sebenarnya singkatan dari kata ananas tart, yang berarti tart nanas. Pada masa kolonial, orang Belanda membawa kebiasaan membuat kue tart dengan selai buah. Namun, buah yang biasa mereka pakai seperti apel atau blueberry sulit ditemukan di Nusantara. Orang kemudian mengganti isi dengan nanas, buah tropis yang melimpah di Indonesia. Dari sinilah lahir tart nanas yang kemudian dikenal sebagai nastar.
Seiring waktu, nastar berkembang menjadi kue khas Lebaran. Rasanya manis, bentuknya cantik, dan ukurannya pas untuk sekali gigit. Nastar lalu menyebar ke banyak negara Asia Tenggara dengan nama berbeda. Di Malaysia dan Singapura, orang menyebutnya pineapple tart. Di Filipina, ada versi kue kering isi nanas dengan bentuk lain. Namun, di Indonesia, nastar memiliki ciri khas: bulat kecil dengan isian nanas padat.
Membuat nastar yang padat membutuhkan bahan berkualitas. Pilih bahan terbaik agar hasilnya maksimal.
250 gram mentega asli
50 gram margarin
100 gram gula halus
2 butir kuning telur
350 gram tepung terigu protein rendah
50 gram tepung maizena
1 sendok teh vanili bubuk
100 gram selai nanas homemade atau matang
Setiap bahan punya peran penting. Mentega asli memberi aroma harum dan rasa gurih. Margarin menambah kestabilan adonan sehingga nastar tidak terlalu rapuh. Gula halus lebih mudah larut dibanding gula pasir. Tepung terigu protein rendah membuat tekstur renyah namun padat. Maizena memberi efek lumer di mulut tanpa membuat adonan rapuh. Vanili menambah aroma wangi. Selai nanas menjadi inti rasa nastar, jadi pastikan selai padat dan tidak berair.
Meskipun resep kue nastar bisa dibuat dengan peralatan sederhana, ada beberapa alat yang sebaiknya kamu siapkan.
Mixer untuk mengocok mentega dan gula.
Whisk manual jika kamu ingin cara tradisional.
Spatula untuk mencampur tepung.
Loyang anti lengket agar nastar mudah diangkat.
Oven dengan pengaturan suhu stabil.
Saringan tepung untuk menghindari gumpalan.
Kuas kecil untuk mengoles kuning telur.
Dengan alat ini, kamu bisa membuat nastar lebih rapi, cepat, dan hasilnya konsisten.
Kualitas nastar ditentukan oleh selai nanas. Selai kemasan sering terlalu manis atau berair. Membuat sendiri jauh lebih aman dan rasanya segar.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media