Beauty . 12/09/2025, 08:51 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
fin.co.id - Rambut lurus dan jatuh rapi sering dianggap simbol penampilan yang stylish. Catokan pun menjadi alat wajib banyak orang, baik untuk bekerja, kuliah, hingga sekadar hangout bersama teman. Namun, di balik hasil instan yang memikat, ada risiko yang tak bisa diabaikan.
Paparan panas berulang bisa membuat rambut kehilangan kelembapan alaminya. Hasilnya? Rambut lebih mudah patah, kering, dan kusam. Di sinilah pentingnya merawat rambut yang sering dicatok dengan langkah-langkah sederhana namun konsisten. Bukan sekadar menjaga tampilan, tapi juga melindungi kesehatan helai rambut dalam jangka panjang.
Berikut panduan praktis yang bisa kamu terapkan agar rambut tetap sehat walau sering bersentuhan dengan catokan.
Banyak orang terburu-buru mencatok rambut setelah keramas. Padahal, rambut basah sangat rapuh dan mudah rusak jika langsung terkena panas. Pastikan rambut benar-benar kering, bisa dengan diangin-anginkan atau memakai hair dryer dengan suhu sedang.
Merawat rambut akibat catokan tidak hanya soal produk, tapi juga kebiasaan. Sebisa mungkin, jangan gunakan catokan setiap hari. Beri jeda beberapa hari agar rambut beristirahat dari panas. Alternatifnya, coba gaya rambut alami atau teknik tanpa panas.
Langkah wajib sebelum mencatok adalah memakai heat protector. Produk ini membentuk lapisan pelindung yang menjaga kutikula rambut dari kerusakan panas. Dengan begitu, rambut tetap lebih kuat meski sering terkena catokan.
Perawatan harian sangat menentukan kondisi rambut. Pilih produk yang kaya vitamin, keratin, atau minyak alami agar rambut tetap lembut dan berkilau. Ini adalah pondasi penting dalam perawatan rambut yang sering dicatok.
Memberi “asupan ekstra” pada rambut bisa dilakukan lewat masker. Kandungan nutrisi dan hidrasi di dalamnya membantu memulihkan kelembapan sekaligus menutrisi dari akar hingga ujung. Lakukan setidaknya seminggu sekali.
Rambut tipis dan rapuh sebaiknya dicatok dengan suhu rendah, sementara rambut tebal bisa memakai suhu sedang hingga tinggi. Hindari suhu maksimal agar rambut tidak cepat rusak.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media