Kuliner . 13/09/2025, 16:59 WIB
Penulis : Tuahta Aldo | Editor : Tuahta Aldo
fin.co.id - Cuaca panas emang paling pas ditemani minuman dingin, tapi tahu nggak sih, es batu yang terlihat sepele itu bisa jadi sumber masalah kesehatan kalau nggak dibuat dari air matang?
Di Indonesia es batu adalah pelengkap wajib buat es kopi susu, thai tea, hingga dessert kekinian.
Tapi, sayangnya, masih banyak penjual atau rumah makan yang menggunakan air mentah untuk membuat es batu, demi alasan praktis atau biaya murah.
Padahal air yang mentah bisa mengandung bakteri, virus, hingga bahan kimia berbahaya.
Biar kamu ak ketipu sama tampilan es batu yang kelihatan aman, yuk kenali 4 cara mudah membedakan es batu dari air matang dan air mentah berikut ini.
1. Cek Warna dan Kejernihan
Es dari air mentah biasanya tampak keruh, banyak gelembung, bahkan kadang ada partikel kecil yang mengambang di dalamnya.
Ini karena kandungan mineral, bakteri, atau kotoran dalam air belum disaring atau dimatikan lewat proses pemanasan.
Es dari air matang cenderung bening dan jernih, proses perebusan membuat kontaminan dan gas terlarut dalam air menguap, sehingga hasil es jadi lebih bersih dan aman dikonsumsi.
2. Rasakan Permukaannya
Es dari air mentah biasanya punya tekstur kasar, permukaannya nggak rata dan banyak gelembung di dalam es.
Sementara itu, es dari air matang punya permukaan halus, licin, dan mengilap. Ini pertanda bahwa es tersebut terbentuk dari air yang lebih bersih dan bebas kontaminan.
3. Cium Aromanya Saat Mencair
Coba deh cium aroma es batu saat mulai mencair:
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media