Sumber zat besi: daging merah, hati, bayam, lentil, dan kacang-kacangan.
5. Asam Folat
Asam folat, vitamin B kompleks, membantu mencegah cacat tabung saraf, membentuk sel darah merah, dan memproduksi DNA. Asupan asam folat sejak awal kehamilan menjadi langkah preventif paling efektif untuk bayi.
Sumber asam folat: sayuran hijau, kacang-kacangan, jeruk, dan sereal fortifikasi.
6. Vitamin D
Vitamin D meningkatkan kemampuan tubuh menyerap kalsium, sehingga tulang janin bisa berkembang dengan baik. Paparan sinar matahari pagi dan makanan kaya vitamin D menjadi kombinasi ideal untuk memenuhi kebutuhan ini.
Sumber vitamin D: ikan berlemak, telur, susu fortifikasi, dan sinar matahari pagi.
7. Serat
Serat penting untuk menjaga sistem pencernaan ibu hamil agar tetap lancar, mencegah sembelit, dan menjaga berat badan ideal selama kehamilan.
Sumber serat: buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan.
Pola makan seimbang dan sumber gizi yang tepat bukan hanya investasi jangka pendek, tapi pondasi masa depan si kecil.