Trend . 03/10/2025, 07:58 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
fin.co.id - Banyak orang berpikir bahwa menjaga pola makan sehat selalu identik dengan biaya yang tinggi. Supermarket dengan label “organik” sering jadi alasan orang mundur karena khawatir isi dompet tak sanggup menopang gaya hidup itu. Namun, benarkah makan sehat hanya milik mereka yang berlebih uang?
Faktanya, makan sehat tidak selalu harus mahal. Justru dengan perencanaan yang tepat, kita bisa mendapatkan asupan bergizi seimbang tanpa menguras kantong. Kuncinya terletak pada kebiasaan cerdas memilih bahan makanan, cara mengolahnya, hingga bagaimana kita membangun rutinitas sehari-hari.
Berikut beberapa langkah yang bisa kamu terapkan untuk menjaga pola makan sehat sekaligus menekan pengeluaran.
Tidak perlu selalu daging impor, kamu bisa mendapatkan protein berkualitas dari tempe dan tahu. Selain murah, keduanya kaya akan gizi dan menjadi pilihan populer untuk hidup sehat ala masyarakat Indonesia.
Makanan instan dan cepat saji memang praktis, tapi sering mengandung gula, garam, dan lemak berlebih. Membatasi konsumsi makanan olahan bisa menjaga tubuh lebih bugar sekaligus menghemat pengeluaran.
Membuat menu makan untuk satu minggu ke depan membantu kamu berbelanja lebih efisien. Selain mencegah pemborosan bahan makanan, cara ini juga membuat pola makan sehat lebih konsisten.
Memasak di rumah memberi kamu kendali penuh terhadap bahan dan cara pengolahannya. Tak hanya lebih hemat, kegiatan ini juga mempererat hubungan keluarga bila dilakukan bersama.
Nasi merah, ubi, atau jagung adalah contoh karbohidrat kompleks yang tahan lama memberi energi. Harganya pun lebih terjangkau dibandingkan produk olahan modern, dan baik untuk pencernaan.
Buah dan sayur lokal biasanya lebih murah dibanding impor. Selain itu, kandungan nutrisinya sedang berada di puncak saat dipanen, sehingga lebih segar dan sehat.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media