Trend . 22/10/2025, 08:21 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
fin.co.id - Sarapan sering disebut sebagai “bahan bakar utama” sebelum menjalani aktivitas. Namun, tak sedikit orang yang justru merasa cepat lelah, mengantuk, atau tidak berenergi setelah sarapan. Bisa jadi, penyebabnya bukan pada kapan kita makan, melainkan apa yang kita makan.
Banyak orang beranggapan bahwa asal perut terisi di pagi hari sudah cukup. Padahal, memilih makanan yang salah saat perut masih kosong bisa menjadi awal dari berbagai gangguan metabolisme dan pencernaan. Karena itu, penting untuk tahu makanan yang sebaiknya dihindari di pagi hari, agar tubuh tetap segar dan berenergi hingga siang.
Berikut daftar makanan yang sebaiknya kamu waspadai saat memilih menu sarapan:
Roti tawar sering menjadi favorit sarapan cepat. Sayangnya, kandungan seratnya rendah, sementara indeks glikemiknya tinggi. Lonjakan gula darah pun terjadi cepat, diikuti rasa lapar yang muncul lebih cepat. Untuk opsi lebih sehat, pilih roti gandum atau roti tinggi serat agar energi lebih stabil sepanjang pagi.
Jus kemasan sering dianggap sehat, namun nyatanya banyak mengandung gula tambahan dan sedikit serat. Konsumsi pagi hari dapat memicu lonjakan gula darah secara cepat. Sebagai gantinya, jus buah segar atau smoothie dengan tambahan sayuran bisa menjadi pilihan sarapan yang lebih menyehatkan.
Croissant, donat, atau kue kering manis memang menggoda, namun tinggi gula dan lemak trans. Selain berisiko meningkatkan kolesterol, makanan ini rendah serat sehingga rasa kenyang cepat hilang. Mengonsumsi pastry di pagi hari bisa membuat kamu cepat lapar dan menurunkan energi.
Makan gorengan di pagi hari membuat sistem pencernaan bekerja ekstra. Minyak trans yang terkandung dapat meningkatkan risiko kolesterol tinggi dan penyakit jantung. Perut terasa penuh dan mengantuk, membuat aktivitas pagi kurang produktif.
Sosis, ham, dan daging olahan lain mengandung garam, lemak jenuh, dan bahan pengawet. Konsumsi di pagi hari secara rutin dapat meningkatkan risiko hipertensi, obesitas, dan gangguan jantung. Protein sehat seperti telur, ikan, atau kacang-kacangan lebih direkomendasikan.
Sereal manis memang praktis, tetapi kandungan gulanya tinggi sehingga menyebabkan lonjakan gula darah sesaat, lalu cepat turun. Akibatnya, rasa lapar muncul lebih cepat dan energi cepat habis. Pilih sereal rendah gula atau kombinasikan dengan buah dan yogurt.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media