Trend . 04/11/2025, 16:10 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
fin.co.id - Belakangan ini, cuaca yang berubah-ubah bikin banyak anak gampang jatuh sakit, terutama terserang influenza. Dokter spesialis anak dr. Mesty Ariotedjo, Sp.A, MPH mengingatkan para orang tua untuk lebih waspada dan menjaga pola hidup sehat anak agar daya tahan tubuh mereka tetap optimal.
Dalam sebuah webinar yang digelar di Jakarta, Mesty menegaskan bahwa tidur cukup adalah kunci pertama untuk menjaga imunitas anak. Banyak orang tua, katanya, belum sadar betapa pentingnya tidur bagi tumbuh kembang anak.
“Banyak orang tua itu kurang menyadari pentingnya tidur anak yang cukup. Karena sebenarnya ini akan memengaruhi tidak hanya kesehatan dan pertumbuhan, tapi juga kecerdasan mereka,” ujar Mesty.
Menurut Mesty, anak di bawah tujuh tahun sebaiknya tidur total minimal 10 jam per hari, yang mencakup tidur siang dan tidur malam. Tidur cukup membantu tubuh anak memulihkan energi dan memperkuat sistem imun, terutama saat cuaca sedang tidak menentu seperti sekarang.
Tips kedua dari Mesty adalah membersihkan hidung dengan cairan NaCl. Meskipun terdengar sederhana, kebiasaan ini ternyata punya manfaat besar.
“Banyak orang tua yang bilang enggak tega dok, kasihan anaknya enggak nyaman. Tapi, sebenarnya manfaat dari cuci hidung ini besar banget,” katanya.
Selain membantu mengeluarkan partikel virus, mencuci hidung juga membersihkan polusi dan debu yang bisa jadi pemicu radang. Di kota besar dengan polusi tinggi, ini langkah penting untuk menjaga kesehatan saluran pernapasan anak.
Mesty juga menekankan pentingnya vaksin influenza bagi anak. Vaksin bisa mulai diberikan sejak usia enam bulan, dan langkah ini sudah direkomendasikan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).
Pemberian vaksin influenza bukan cuma mencegah flu berat, tapi juga membantu anak lebih tahan terhadap perubahan cuaca ekstrem yang sering memicu penurunan daya tahan tubuh.
Gizi seimbang masih jadi fondasi penting. Mesty mengingatkan orang tua untuk memastikan anak mendapat makronutrisi (protein, karbohidrat, lemak) serta mikronutrisi (vitamin dan mineral) secara cukup.
Ia menyarankan untuk lebih sering memberikan makanan utuh seperti sayur, buah, dan protein hewani, serta menghindari makanan kemasan dan tinggi gula.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media