Konten Empatik Jadi Kunci di Era Digital: Jangan Asal Upload, Pahami Nilai Kemanusiaan

lifestyle.fin.co.id - 07/11/2025, 17:21 WIB

Konten Empatik Jadi Kunci di Era Digital: Jangan Asal Upload, Pahami Nilai Kemanusiaan

Konten empatik di era digital penting untuk menjaga nilai kemanusiaan dan kepercayaan publik. Foto: Freepik.

Fenomena media sosial membawa perubahan besar dalam cara manusia berinteraksi. Kini, aktivitas seperti mengunggah foto, video, atau status bukan lagi sekadar berbagi informasi, melainkan bentuk ekspresi identitas dan pencarian pengakuan sosial.

Derajad menjelaskan bahwa publik kini menggunakan media sosial untuk menampilkan pengalaman hidup, berbagi gagasan, hingga memperjuangkan isu sosial. Media sosial telah berkembang menjadi ruang partisipasi publik yang luas dan dinamis.

“Konten yang berempati bukan berarti kehilangan daya tarik, justru sebaliknya, ia membangun kepercayaan dan kredibilitas yang jauh lebih dalam di mata publik. Karena di balik setiap layar, selalu ada hati dan rasa kemanusiaan yang harus dijaga,” ujarnya.

Namun, di sisi lain, fenomena ini membuat momen kehidupan kehilangan makna mendalam karena terlalu diarahkan untuk menjadi konten. Akibatnya, media sosial bukan hanya sarana komunikasi, tetapi juga berubah menjadi mekanisme kontrol sosial baru di mana algoritma, opini publik, dan tekanan sosial ikut membentuk perilaku manusia.

Cultural Citizenship di Era Digital

Menariknya, Derajad melihat tren “serba upload” ini juga bisa dibaca sebagai bentuk kewarganegaraan kultural (cultural citizenship) baru. Warganet menegaskan kehadiran dan suara mereka di ruang publik digital, menjadikan media sosial bukan sekadar hiburan, tapi juga alat perjuangan sosial.

Banyak anak muda kini memanfaatkannya untuk berkreasi, mengedukasi, bahkan mengorganisir gerakan perubahan. Tapi tantangannya bukan untuk menolak media sosial, melainkan menggunakannya dengan kesadaran kritis.

Era digital memang menawarkan kecepatan dan kebebasan, tapi tanpa empati, konten hanya akan jadi noise. Pesan Derajad jelas yakni jadikan empati sebagai fondasi utama dalam setiap unggahan. Karena di balik setiap klik, ada manusia yang bisa terluka atau terinspirasi tergantung bagaimana kita memilih untuk bercerita. (ANT)

Wanda Afifah
Wanda Afifah
Penulis

Penulis FIN.CO.ID