Trend . 18/11/2025, 19:33 WIB

Panggung Spektakuler Alazfair 2025: SD Al Azhar Kelapa Gading Ubah Dongeng Aladdin Jadi Kurikulum Antibullying & Skill Abad 21!

Penulis : Sigit Nugroho  |  Editor : Sigit Nugroho

Sekolah memastikan proses pembelajaran berjalan holistik dengan melibatkan mitra kerjasama eksternal, seperti museum nasional, museum wayang, dan narasumber yang relevan. Keterlibatan pihak luar ini bertujuan memperkaya wawasan siswa dan kualitas karya yang mereka hasilkan.

Perang Total Melawan Bullying dengan Empat Pilar Karakter

Tantangan isu bullying yang semakin menghantui sekolah juga menjadi fokus utama dalam perhelatan Alazfair kali ini. Baik Retno maupun Yayan Sumitran secara lantang menggemakan kampanye "Say No To Bullying."

"Buat teman-teman di luar sana, jangan ada kekerasan, jangan ada bully-bully ya. Kita sayang, kita saling tolong, kita saling jaga," seru Retno Mayang Puspita.

Yayan Sumitran menjelaskan, sekolah menunjukkan konsentrasi penuh dalam memberikan upaya preventif atau pencegahan intensif agar anak tidak menjadi korban maupun pelaku bullying. Sekolah menanamkan sikap saling peduli melalui Empat Pilar Karakter utama:

  1. Nilai Ketuhanan: Fokus pada peribadatan dan nilai-nilai agama.
  2. Nilai Insaniah (Kemanusiaan): Menekankan sopan santun dalam berbahasa dan berperilaku kepada siapapun.
  3. Nilai Alamiah: Menumbuhkan cinta terhadap lingkungan.
  4. Nilai Ilmiah: Memperkuat aspek akademis dan kegemaran terhadap ilmu pengetahuan.

Kepala Sekolah percaya, dengan fondasi karakter yang kuat, siswa akan mampu menangkal praktik kekerasan dan bullying di lingkungan sekolah.

Semua Terlibat: Kelas 6 Jadi Event Organizer Profesional!

Panggung Spektakuler Alazfair 2025: SD Al Azhar Kelapa Gading Ubah Dongeng Aladdin Jadi Kurikulum Antibullying & Skill Abad 21!

Ketua panitia Alazfair 2025, Retno Mayang Puspita - foto Sigit -

Keterlibatan seluruh siswa menjadi kunci unik kesuksesan Alazfair. Tidak ada satu pun siswa yang hanya menjadi penonton.

  • Siswa Kelas 1 hingga Kelas 5 beraksi total di panggung pentas seni, menampilkan drama, gerak, dan lagu yang memukau.
  • Siswa Kelas 6 mendapatkan peran yang sangat penting, yaitu bertindak sebagai panitia inti, membantu guru dalam mengorganisir bidang acara dan perlombaan.

Keterlibatan menyeluruh ini, menurut Retno, sukses menambah kreativitas, kerjasama, dan kebahagiaan anak-anak. Hal ini membuktikan bahwa pembelajaran efektif tidak terbatas di dalam kelas.

Dukungan penuh juga datang dari Sriyono, Ketua Satuan Pelaksanaan Pendidikan Kecamatan Kelapa Gading, yang mengapresiasi Alazfair sebagai upaya nyata menciptakan anak didik yang kompeten, unggul, dan berakhlak mulia. Sriyono melihat kegiatan ini sebagai upaya menghilangkan dosa besar pendidikan, seperti bullying dan pelecehan seksual.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com