Wisata . 19/11/2025, 14:38 WIB
Penulis : Tuahta Aldo | Editor : Tuahta Aldo
fin.co.id - Kementerian Perhubungan menargetkan proses penggabungan Stasiun Karet dan Stasiun BNI City selesai dalam waktu dekat.
Proyek integrasi yang berada di jantung kawasan Dukuh Atas itu ditargetkan rampung bulan depan sebagai bagian dari pengembangan besar-besaran sistem transportasi terhubung di Jakarta.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan, bahwa sejumlah fasilitas pendukung kini sudah terpasang di lapangan.
"Kan tinggal kanopinya sudah jadi. Terus untuk ticketing-nya juga sudah jadi. Saya memastikan dulu sudah selesai, kalau sudah siap baru kita buka," ungkap Dudy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat.
Meski begitu, ia menegaskan timnya tetap akan melakukan pengecekan ulang untuk memastikan seluruh elemen operasional kedua stasiun benar-benar siap digunakan.
Ia memastikan, tidak ada sedikitpun perubahan akses bagi masyarakat selama proses integrasi berjalan.
Proyek penyatuan Stasiun Karet dan BNI City ini merupakan salah satu elemen dari pengembangan Transit Oriented Development (TOD) Dukuh Atas, yang ditargetkan tuntas pada 2027.
Bila semua rampung, kawasan tersebut akan menjadi pusat pergerakan baru yang menghubungkan berbagai moda transportasi mulai dari LRT, MRT, KRL Commuter Line, hingga Kereta Bandara dalam satu area.
Dudy juga meluruskan rumor penutupan Stasiun Karet, ia menegaskan bahwa stasiun tersebut tetap beroperasi normal.
Masyarakat masih bisa naik-turun kereta seperti biasa, termasuk memanfaatkan akses menuju Stasiun BNI City setelah integrasi berjalan penuh.
Dengan integrasi ini, pemerintah berharap perpindahan antar moda jadi lebih cepat, nyaman, dan minim hambatan, terutama bagi komuter yang mengandalkan transportasi umum di pusat bisnis Jakarta.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media