Wisata . 28/11/2025, 15:05 WIB
Penulis : Tuahta Aldo | Editor : Tuahta Aldo
fin.co.id - Pesawat N219, karya anak bangsa yang dikembangkan PT Dirgantara Indonesia (PTDI), segera memasuki tahap komersialisasi dan bersiap beroperasi di Bali.
Kehadiran pesawat ini diharapkan memperkuat jaringan transportasi udara menuju wilayah Indonesia Timur yang masih mengandalkan rute perintis.
"Insyaallah kami akan masuk komersial. Baik untuk di-connecting di provinsi maupun untuk bisnis seperti di Bali," ungkapa Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia (PTDI), Gita Amperiawan kepada wartawan.
N219 dirancang untuk mengangkut penumpang sekaligus kargo, termasuk hasil laut dari berbagai daerah. Pesawat ini sebelumnya sudah dimanfaatkan untuk melayani konektivitas di Kepulauan Riau.
"Kalau di Kepri itu titiknya 10. Kalau di Bali itu lebih besar lagi karena timur. Jadi saya ngelihatnya ke luar, ke Indonesia Timur. Nanti kami akan draw up sambil FGD," jelasnya.
Namun menurutnya, cakupan operasional N219 di Bali akan jauh lebih luas karena rute-rute potensialnya mengarah ke sejumlah titik strategis di timur Indonesia.
"Dan 219 itu bisa take-off and landing yang tidak aspal. Dan 50 persen dari situ tidak beraspal. Ada rumput, ada gravel. Dan itu memang kita rancang untuk penerbangan perintis. Jadi market-nya luar biasa menurut saya untuk connecting domestic, konektivitas wilayah," ucapnya.
Dipilihnya N219 bukan tanpa alasan, Pesawat ini cocok untuk penerbangan perintis karena mampu lepas landas dan mendarat di landasan pendek.
Dengan kapasitas 19 penumpang dan dua mesin yang efisien, N219 dinilai pas untuk menjangkau daerah-daerah terpencil yang tidak bisa dilayani pesawat besar.
Di Bali, pesawat ini direncanakan akan beroperasi melalui Bandara Bali Utara yang disebut sudah siap secara infrastruktur untuk mendukung layanan penerbangan perintis.
N219 sendiri merupakan pesawat pertama PTDI yang berhasil mendapatkan sertifikasi.
Pesawat ini juga pernah menjadi sorotan internasional, saat dipamerkan dalam salah satu side event G20 di Belitung.
Proses pengembangannya turut didukung oleh AMF (Aircraft Manufacturing Facility), menjadikan N219 simbol kemajuan industri dirgantara Indonesia.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media