Religi . 16/12/2025, 14:54 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
Latin:
Allaahumma shalli 'alaa sayyidinaa muhammad, habibil mahjuubil syaafil 'ilali wamufarrijil kurab.
Artinya:
“Ya Allah, limpahkanlah rahmat atas baginda kami Nabi Muhammad yang mencintai dan dicintai Allah, yang menghilangkan segala penyakit dan menghilangkan segala kesusahan.”
Dengan memperbanyak shalawat ini, seseorang memohon keberkahan akhlak Rasulullah SAW. Dari sinilah wibawa dan rasa hormat tumbuh secara alami, tanpa perlu memaksa atau meninggikan diri.
Doa berikut sering dibaca untuk memohon limpahan kasih sayang langsung dari Allah SWT, yang kemudian tercermin dalam hubungan dengan sesama.
Arab:
وَاَلْقَيْتُ عَلَيْكَ مَحَبَّةً مِّنِّيْ ەۚ وَلِتُصْنَعَ عَلٰى عَيْنِيْ
Latin:
Wa-alqaytu ‘alayka mahabbatan minnii walitushna’a ‘alaa ‘aynii
Artinya:
“Aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang yang datang dari-Ku; dan agar engkau diasuh di bawah pengawasan-Ku.” (QS. Taha: 39)
Ayat ini menegaskan bahwa kasih sayang sejati berasal dari Allah. Ketika Allah sudah menanamkan rasa cinta-Nya dalam diri seseorang, orang-orang di sekitarnya akan merasakan energi positif tersebut.
Mengamalkan doa agar disukai banyak orang sebaiknya tidak berhenti di lisan. Niat yang tulus, akhlak yang baik, dan upaya mengikuti teladan Rasulullah SAW menjadi fondasi utama. Dengan begitu, doa bukan sekadar rutinitas, melainkan jalan untuk membentuk pribadi yang lebih baik.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media