Otomotif . 16/12/2025, 21:30 WIB
Penulis : Tuahta Aldo | Editor : Tuahta Aldo
fin.co.id - Pernah merasakan motor yang tiba-tiba “brebet” saat gas dibuka? Getaran dan hentakan mesin yang tidak wajar memang mengganggu kenyamanan berkendara.
Tapi, tahukah kamu ? Fenomena ini bisa jadi alarm masalah teknis mesin. Menurut mekanik, gejala brebet muncul karena pembakaran di ruang mesin tidak sempurna.
Agar mesin bekerja optimal, tiga komponen harus seimbang diantaranya bahan bakar, percikan api, dan kompresi. Jika salah satu terganggu, performa motor langsung terasa menurun.
1. Sistem Pengapian, Sering Jadi Biang Kerok
Masalah paling umum berasal dari sistem pengapian. Busi kotor atau aus, koil melemah, dan kabel busi bocor membuat percikan api tidak maksimal. Hasilnya? Mesin sering brebet, terutama saat mesin dingin atau ketika gas dibuka tiba-tiba.
2. Gangguan di Sistem Bahan Baka
Pasokan bahan bakar yang tidak lancar juga jadi penyebab motor brebet. Filter bensin kotor atau tersumbat menghambat aliran bahan bakar ke ruang bakar.
3. Bahan Bakar Murah & Filter Udara Kotor
Penggunaan bahan bakar kualitas rendah atau tercampur air, berisiko menimbulkan pembakaran tidak sempurna dan kerak di ruang bakar. Selain itu, filter udara kotor membatasi suplai oksigen, membuat campuran bensin terlalu kaya dan memicu brebet saat akselerasi.
4. Sensor & Throttle Body Bermasalah
Motor injeksi, sangat bergantung pada sensor. Misalnya, Throttle Position Sensor (TPS) yang rusak dapat mengirim sinyal keliru ke ECU, sehingga injektor menyemprotkan bensin tidak sesuai kebutuhan mesin.
Akibatnya, motor terasa “seret” atau brebet saat digas.
Dengan mengenali gejala dan penyebabnya, pengendara bisa mengantisipasi kerusakan lebih serius dan tetap nyaman di jalan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media