Religi . 19/12/2025, 11:30 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Sebentar lagi kita akan memasuki bulan Rajab dalam penanggalan hijriyah. Terdapat pemahaman di masyarakat Islam untuk melakukan puasa khusus di bulan Rajab.
Banyak versi puasa Rajab yang berkembang di masyarakat seperti di pertengahan bulan, di awal bulan, hingga di akhir bulan. Lalu bagaimanakah sebenarnya tuntunan puasa di bulan Rajab?
Puasa di bulan Rajab secara khusus artinya fadlilah pahala puasa di bulan Rajab, tidak ada kecuali bulan Rajab itu merupakan salah satu dari bulan haram (asyhurul hurum), yakni bulan Dzul Qa’dah, Dzul Hijjah, Muharram dan Rajab.
Jadi anjuran memperbanyak puasa di bulan Rajab tidak ada dalil yang khusus, demikian pula dianjurkannya puasa tiga hari di bulan Rajab juga bukan anjuran khusus.
Puasa di bulan Rajab termasuk anjuran umum melakukan puasa setiap bulannya tiga hari yang disebut ayyamul bidh, yakni tanggal 13, 14, dan 15 sebagai diriwayatkan oleh An Nasaiy yang dishahihkan Ibnu Hibban.
قاَلَ أَ بُوْ ذَ رٍّ اْ لغِفَّا رِى رَضِىَ ا اللهُ عَنْهُ: أَ مَرَ نَا رَ سُوْلُ اللهِ صَلَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : أَنْ نَصُوْ مَ مِنَ الشَّهْرِ ثَلَا ثَةَ أَيَّا مٍ اْلبِيْضِ ثَلَاثَ عَشْرَةَوَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ قَالَ : هِىَ كَصَوْمِ الدَّ هْرِ
(رواه النسائ و صحه ابن حبن)
Berkata Abu Dzar Al Ghiffary: “Rasulullah saw. menyuruh kepada kita untuk melakukan puasa setiap bulan tiga hari putih (bulan bersinar cemerlang) yakni di hari tanggal 13, 14 dan 15, dan beliau bersabda, puasa (tiga hari pada tiap bulan) itu seperti puasa setahun.” (HR. An Nasaiy dan dishahihkan oleh Ibnu Hibban).
Adapun pertanyaan mengapa hanya tiga hari kali 12 bulan sama dengan puasa setahun, hal itu bukan sesuatu yang dilebih-lebihkan, karena memang dalam Al Quran surat Al-An’am ayat 160 yang berbunyi: “Barangsiapa berbuat baik maka akan mendapat sepuluh kali kebaikan”. Sehingga puasa tiga hari sama dengan melakukan kebaikan puasa tiga-puluh hari yang sama dengan sebulan.
Kapan Bulan Rajab di 2025?
Berdasarkan kalender Hijriah yang digunakan di Indonesia, bulan Jumadil Akhir 1447 H diperkirakan berakhir pada pertengahan Desember 2025. Dengan demikian, awal bulan Rajab 1447 H diprediksi jatuh pada Minggu, 21 Desember 2025 atau Senin, 22 Desember 2025, tergantung hasil rukyatul hilal dan penetapan resmi.
Menariknya, awal bulan Rajab tahun ini bertepatan dengan masa liburan akhir tahun. Momentum tersebut dapat dimanfaatkan oleh keluarga Muslim untuk mengisi waktu libur dengan berbagai kegiatan ibadah, termasuk puasa sunnah, pembiasaan ibadah bagi anak-anak, serta memperbanyak amal kebaikan. (Muhammadiyah).
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media