Tips Mudik Arus Balik Nataru 2026: Pakai Trik Sistem Tertutup Biar Nggak Stress di Tol!

lifestyle.fin.co.id - 01/01/2026, 17:29 WIB

Tips Mudik Arus Balik Nataru 2026: Pakai Trik Sistem Tertutup Biar Nggak Stress di Tol!

Ilustrasi

fin.co.id - Liburan akhir tahun 2025 baru saja usai, tapi perjuangan belum berakhir! Arus balik Nataru 2025/2026 sudah di depan mata dan diprediksi bakal ada sekitar 4,1 juta kendaraan yang siap memadati aspal jalan tol. Kalau kamu salah satu yang bakal ikut "war" aspal bareng jutaan orang lainnya, kamu wajib tahu trik cerdik biar perjalanan pulang tetap nyaman tanpa perlu emosi gara-gara rest area yang penuh sesak.

Tahun baru 2026 ini, ASTRA Infra kembali memperkuat komitmen mereka untuk menjaga kelancaran perjalanan kamu. Tapi masalahnya, volume kendaraan yang membeludak seringkali membuat fasilitas di dalam tol jadi kewalahan. Nah, solusinya ternyata ada pada pemahaman kita soal sistem pembayaran tol yang sering kita pakai sehari-hari. Penasaran gimana caranya tetap bisa istirahat enak tanpa bayar double? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

Jangan Maksa Masuk Rest Area Penuh! Gunakan Sistem Transaksi Tertutup

Pernah nggak sih kamu merasa lelah luar biasa setelah berkendara 4 jam, tapi pas mau masuk rest area malah terjebak antrean mengular? Bukannya istirahat, yang ada malah makin capek. ASTRA Infra memberikan saran brilian: keluar saja dulu dari gerbang tol terdekat! Kamu bisa mencari kuliner lokal atau pengisian bahan bakar di sekitar exit tol tanpa perlu khawatir dompet jebol karena tarif tambahan.

Kenapa bisa begitu? Rinaldi, Group Chief Technical Officer ASTRA Infra, menjelaskan bahwa jaringan tol Transjawa seperti ruas Tangerang-Merak, Cikopo-Palimanan (Cipali), dan Jombang-Mojokerto menggunakan sistem transaksi tertutup. Di sistem ini, tarif tol kamu dihitung berdasarkan jarak tempuh dari gerbang masuk (tap in) hingga gerbang keluar (tap out).

“Pengguna jalan dapat memanfaatkan tempat istirahat serta fasilitas yang terletak tidak jauh dari exit gerbang tol di sekitar ruas tol. Kemudian, pengguna jalan dapat kembali melanjutkan perjalanan dan masuk ke dalam jalan tol tanpa dikenakan tarif tol tambahan,” jelas Rinaldi. Jadi, kalau kamu keluar di Gerbang Tol A untuk cari makan siang, lalu masuk lagi dari gerbang yang sama, kamu hanya membayar sesuai jarak yang sudah kamu tempuh sebelumnya. Efisien banget, kan?

Beda Sistem Terbuka vs Tertutup: Wajib Tahu Biar Nggak Bingung

Biar perjalanan makin lancar, yuk pahami bedanya dua sistem transaksi tol di Indonesia. Jangan sampai salah tap kartu ya!

  • Sistem Transaksi Terbuka: Di sini kamu bayar tarif flat alias rata saat masuk gerbang tol. Jauh atau dekat, harganya sama saja. Kamu cukup sekali tap kartu dan portal langsung terbuka.
  • Sistem Transaksi Tertutup: Ini yang berlaku di ruas utama ASTRA Infra. Kamu wajib tap kartu dua kali. Pertama saat masuk untuk merekam data lokasi, dan kedua saat keluar untuk membayar sesuai jarak yang kamu lalui.

Ingat, karena ini sistem tertutup, kamu wajib menggunakan kartu uang elektronik yang sama saat masuk dan keluar. Jangan gonta-ganti kartu di tengah jalan ya, karena sistem bisa error dan kamu bakal kena denda atau tarif terjauh. Pastikan juga saldo kamu melimpah sebelum masuk tol supaya nggak bikin antrean di gerbang keluar.

Update Trafik Nataru: Cipali dan Jombang-Mojokerto Masih Padat Merayap

Berdasarkan data pantauan lalu lintas per 31 Desember 2025, arus kendaraan sudah mulai menunjukkan angka yang fantastis. Di Tol Cikopo–Palimanan (Cipali), tercatat ada sekitar 70,9 ribu kendaraan yang melintas. Angka ini melonjak 29,17% dari hari normal! Sementara di Tol Jombang—Mojokerto, kenaikannya bahkan lebih gila lagi, yaitu mencapai 38% dari trafik harian biasanya.

Untuk Ruas Tol Tangerang—Merak, meskipun ada penurunan 11% dari hari normal, tetap ada sekitar 143 ribu kendaraan yang memadati jalur tersebut. Dengan data ini, bisa dipastikan arus balik ke arah Jakarta dan sekitarnya bakal sangat menantang. ASTRA Infra sudah menyiagakan petugas selama 24 jam penuh untuk mengatur lalu lintas dan memastikan fasilitas rest area tetap berfungsi optimal.

Tips Aman Arus Balik Nataru: Batas Maksimal Berkendara 4 Jam

Keselamatan adalah segalanya. ASTRA Infra sangat menyarankan pengendara untuk tidak memaksakan diri. Segera beristirahat setelah maksimal 4 jam berkendara. Jika rest area di dalam tol sudah tidak memungkinkan untuk menampung kendaraan, jangan ragu untuk keluar tol sebentar. Ini juga jadi kesempatan bagus buat kamu eksplorasi wisata kuliner di sepanjang jalur Transjawa agar perjalanan lebih berkesan.

Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis

Pemimpin Redaksi FIN.CO.ID