Trend . 04/01/2026, 07:51 WIB

Awas Kena DO! Ini Deretan Jurusan Kuliah Paling Sulit dengan Tingkat Drop Out Tertinggi

Penulis : Wanda Afifah  |  Editor : Wanda Afifah

fin.co.id - Memilih jurusan kuliah bukan sekadar mengikuti gengsi atau tren semata. Banyak calon mahasiswa terjebak dalam euforia kelulusan SMA tanpa menghitung risiko akademis yang mengintai di depan mata. Tahukah Anda bahwa ribuan mahasiswa gagal menyelesaikan studi setiap tahunnya? Data menunjukkan bahwa jurusan tertentu memiliki tingkat drop out (DO) yang jauh lebih tinggi daripada bidang lainnya.

Fenomena ini tentu menjadi alarm keras bagi Anda yang sedang mengincar kursi di perguruan tinggi favorit. Biaya pendidikan yang terus melambung membuat kegagalan akademis menjadi kerugian finansial yang sangat besar. Sebelum Anda terlanjur mendaftar, mari bedah deretan program studi yang paling banyak memakan "korban" mahasiswa berdasarkan tren data pendidikan global dan nasional.

Mengapa Mahasiswa Banyak Menyerah di Jurusan Ini?

Alasan mahasiswa meninggalkan bangku kuliah sangat beragam, mulai dari masalah finansial hingga ketidaksiapan mental. Namun, faktor utama yang sering muncul adalah ketimpangan antara ekspektasi dan realitas kurikulum. Banyak mahasiswa mengira suatu jurusan akan sangat menyenangkan, padahal mereka harus berhadapan dengan logika tingkat tinggi dan beban kerja yang tidak manusiawi.

1. Teknik Informasi dan Ilmu Komputer

Dunia teknologi memang menjanjikan gaji selangit, namun jalan menuju ke sana sangat terjal. Ilmu Komputer sering kali memegang rekor sebagai jurusan dengan tingkat DO tertinggi di berbagai negara. Mahasiswa sering kali kaget saat menyadari bahwa kuliah ini bukan tentang bermain game atau sekadar merakit komputer. Mereka harus menguasai algoritma kompleks, struktur data, hingga matematika diskrit yang memusingkan kepala.

2. Teknik Arsitektur

Arsitektur merupakan perpaduan antara seni dan teknik yang sangat melelahkan. Mahasiswa arsitektur terkenal dengan gaya hidup "kurang tidur" karena tugas studio yang tidak ada habisnya. Tekanan untuk menghasilkan desain yang estetis sekaligus fungsional secara teknis membuat banyak mahasiswa stres. Jika mental tidak kuat menghadapi kritik dosen saat asistensi, mengundurkan diri sering menjadi pilihan terakhir.

3. Pendidikan Kedokteran

Siapa yang tidak bangga menjadi dokter? Namun, gelar ini menuntut pengorbanan yang luar biasa. Masa studi yang panjang, hafalan materi yang masif, dan ujian kompetensi yang ketat menjadi penghalang besar. Banyak calon dokter muda merasa kehilangan kehidupan sosial mereka. Tingkat stres yang tinggi dan biaya kuliah yang selangit seringkali membuat mahasiswa merasa salah jurusan di tengah jalan.

4. Matematika dan Sains Murni (Fisika/Kimia)

Jurusan sains murni menuntut dedikasi intelektual yang luar biasa. Di sini, Anda tidak hanya menghitung angka, tetapi membuktikan teori-teori abstrak. Kurangnya prospek kerja yang jelas di mata mahasiswa, ditambah dengan tingkat kesulitan materi yang sangat teoritis, seringkali menurunkan motivasi belajar hingga berujung pada status drop out.

5. Akuntansi

Jangan anggap remeh jurusan ini. Akuntansi menuntut ketelitian tingkat dewa. Satu angka salah di awal bisa merusak seluruh laporan keuangan. Standar pelaporan yang terus berubah dan beban ujian profesi yang berat membuat mahasiswa yang kurang teliti merasa tertekan dan memilih untuk pindah ke jurusan yang lebih santai.

Tips Menghindari Drop Out bagi Mahasiswa Baru

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com