Beauty . 05/01/2026, 14:00 WIB

Jangan Asal Beli! Kenali 4 Jenis Concealer Agar Makeup Tidak Abu-abu dan Pecah

Penulis : Wanda Afifah  |  Editor : Wanda Afifah

fin.co.id - Pernahkah Anda merasa sudah memakai foundation mahal tapi lingkaran hitam di bawah mata masih mengintip? Atau jerawat kemerahan justru terlihat makin abu-abu setelah ditutup makeup? Hati-hati, bisa jadi Anda salah memilih jenis concealer. Di dunia kecantikan yang bergerak sangat cepat, memahami fungsi produk bukan lagi sekadar hobi, melainkan investasi penampilan agar tidak boncos karena salah belanja.

Concealer sering menjadi penyelamat instan atau "magic wand" bagi siapa saja yang ingin tampil segar dalam hitungan detik. Namun, dengan banyaknya tekstur dan formula yang beredar di pasaran, Anda wajib tahu mana yang benar-benar bekerja untuk kulit Anda. Jangan sampai Anda hanya ikut-ikutan tren tanpa paham kegunaannya.

Mengapa Jenis Concealer Sangat Menentukan Hasil Akhir Makeup?

Banyak orang mengira satu produk bisa menutupi semua masalah wajah. Padahal, kebutuhan untuk menutupi noda hitam bekas jerawat sangat berbeda dengan cara menyamarkan garis halus di area mata. Menggunakan produk yang salah justru akan membuat riasan terlihat pecah (cracking) atau menggumpal (cakey). Berikut adalah rincian jenis-jenis concealer yang wajib Anda kuasai sebelum pergi ke gerai kosmetik terdekat.

1. Liquid Concealer

Liquid concealer atau concealer cair merupakan jenis yang paling populer karena formulanya yang ringan dan mudah dibaurkan. Berdasarkan referensi dari para pakar kecantikan, jenis ini sangat cocok untuk menutupi area yang luas tanpa memberikan kesan berat. Jika Anda memiliki kulit normal hingga berminyak, formula cair biasanya lebih awet dan tidak menyumbat pori-pori.

Fungsi utamanya adalah menyamarkan noda ringan hingga sedang. Keunggulan lainnya, liquid concealer hadir dalam berbagai hasil akhir, mulai dari dewy yang memberikan efek glowing hingga matte yang tahan lama. Ini adalah senjata utama untuk menutupi kantung mata karena formulanya cenderung tidak masuk ke garis-garis halus di bawah mata.

2. Cream Concealer

Punya bekas jerawat yang menghitam atau kemerahan yang sangat kontras? Cream concealer adalah solusinya. Teksturnya yang kental dan memiliki pigmen yang sangat pekat membuatnya mampu memberikan coverage tinggi (full coverage). Biasanya, produk ini dikemas dalam bentuk pot atau palet kecil.

Karena konsistensinya yang tebal, Anda perlu sedikit teknik saat mengaplikasikannya. Gunakan jari manis atau kuas kecil untuk menepuk-nepuk produk tepat di atas noda. Jenis ini sangat efektif untuk menyembunyikan hiperpigmentasi berat. Namun, pemilik kulit sangat berminyak perlu berhati-hati karena tekstur krim yang kaya minyak bisa berisiko luntur jika tidak dikunci dengan bedak tabur secara benar.

3. Stick Concealer

Bagi Anda yang memiliki mobilitas tinggi, stick concealer adalah penyelamat. Bentuknya menyerupai lipstik sehingga sangat mudah dibawa-bawa dalam tas kecil. Teksturnya cenderung padat dan creamy, memberikan coverage yang sangat baik untuk jerawat aktif atau bekas luka kecil.

Namun, perlu diingat bahwa stick concealer memiliki densitas yang tinggi. Hindari menggunakannya secara berlebihan di area bawah mata karena bisa menyebabkan tampilan yang terasa berat dan memicu garis-garis halus makin terlihat. Gunakan hanya pada titik-titik tertentu yang membutuhkan perhatian ekstra.

4. Color Correcting Concealer

Pernah melihat concealer berwarna hijau, ungu, atau oranye? Ini bukan sekadar warna-warni biasa, melainkan teknik color correcting. Berdasarkan teori roda warna, warna-warna ini berfungsi untuk menetralkan ketidaksempurnaan pada warna kulit dasar.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com