Jangan lupa pula memperhitungkan biaya pemeliharaan bangunan dan biaya hidup setelah rumah resmi menjadi milik Anda. Memiliki rumah baru tanpa cadangan dana darurat hanya akan memicu stres finansial jika tiba-tiba terjadi kerusakan utilitas atau kebutuhan mendesak lainnya. Perencanaan yang matang akan memastikan kenyamanan Anda setelah pindah ke hunian baru.
5. Lakukan Konsultasi dengan Lembaga Pembiayaan
Jangan terpaku pada satu bank saja. Lakukan survei ke beberapa penyedia KPR untuk membandingkan program dan suku bunga yang mereka tawarkan. Setiap bank memiliki kebijakan plafon pinjaman yang berbeda berdasarkan profil risiko nasabah.
Dengan berkonsultasi lebih awal, Anda bisa mengetahui batas kemampuan kredit yang sebenarnya. Langkah ini membantu Anda menyaring pilihan properti yang sesuai dengan kantong, sehingga Anda tidak membuang waktu melihat rumah yang harganya berada di luar jangkauan finansial.(*#).