Nyaman Berpuasa: Panduan Lengkap Cegah Asam Lambung Naik Selama Ramadan
Bagi jutaan umat Muslim di Indonesia, bulan suci Ramadan merupakan momen yang paling dinanti. Namun, bagi pengidap gangguan pencernaan seperti sakit lambung
5. Selektif dalam Memilih Menu Makanan
Jenis makanan yang masuk ke tubuh menentukan kenyamanan lambung Anda selama 13 jam ke depan. Hindarilah jenis makanan dan minuman "pemicu" yang merangsang kenaikan asam lambung. Beberapa musuh utama bagi pengidap maag antara lain:
Makanan pedas dan asam (jeruk, cuka, sambal).
Makanan dengan kadar lemak jenuh tinggi (gorengan, santan kental).
Baca Juga
Minuman berkafein dan bersoda (kopi, teh pekat, cokelat).
Gantilah menu tersebut dengan makanan yang lebih ramah lambung seperti karbohidrat kompleks, protein rendah lemak, dan sayuran yang tidak mengandung gas.
6. Hindari Kebiasaan Tidur Usai Makan
Rasa kantuk setelah sahur memang sulit tertahankan. Namun, langsung merebahkan diri setelah makan adalah resep instan bagi asam lambung untuk naik ke kerongkongan. Gaya gravitasi membantu makanan tetap berada di dasar lambung saat Anda duduk atau berdiri.
Berikan jeda minimal 2 hingga 3 jam setelah makan sebelum Anda memutuskan untuk tidur kembali. Jika rasa kantuk tidak tertahankan, cobalah tidur dengan posisi kepala lebih tinggi dari tubuh atau dalam posisi setengah duduk untuk mencegah aliran balik asam lambung.(*).