Kabar Penting !! Gunung Rinjani Ditutup Sementara Hingga Maret 2026

lifestyle.fin.co.id - 17/01/2026, 21:51 WIB

Kabar Penting !! Gunung Rinjani Ditutup Sementara Hingga Maret 2026

Foto wisata desa adat Wae Rebo ditutup sementara (Dokumen Istimewa)

fin.co.id - Pendaki, wisatawan, dan pecinta alam harus mencatat kabar penting ini, semua jalur pendakian di Gunung Rinjani, Lombok, resmi ditutup sementara mulai 1 Januari hingga 31 Maret 2026.

Keputusan ini diambil Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) demi menjaga konservasi alam dan keselamatan pengunjung, terutama di tengah cuaca ekstrem pada masa transisi musim hujan.

"Semua jalur pendakian menuju Gunung Rinjani Lombok di awal 2026 ditutup sementara untuk kelestarian lingkungan dan keselamatan para wisatawan," kata Kepala Balai TNGR Yarman dalam keterangan tertulis.

Meskipun penutupan ini mengejutkan banyak orang, kebijakan ini bukan tanpa alasan kuat. 

TNGR menegaskan bahwa penutupan jalur bertujuan untuk memberi waktu bagi ekosistem Rinjani pulih, serta meminimalkan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin kencang.

Jalur Pendakian yang Ditutup

Mulai tahun baru nanti, enam jalur utama menuju puncak Rinjani akan ditutup sepenuhnya :

  • Jalur Senaru.
  • Jalur Torean.
  • Jalur Sembalun.
  • Jalur Timbanuh.
  • Jalur Tetebatu.

"Ada enam jalur pendakian yang ditutup sementara pada periode 1 Januari 2026 - 31 Maret 2026," jelasnya.

Menurut TNGR, keputusan ini diambil bukan hanya untuk perlindungan pengunjung, tetapi juga demi pemulihan alam. Selama musim peralihan hujan, kondisi jalan setapak menjadi tidak stabil dan berbahaya.

"Check-in terakhir pada 31 Desember 2025 dan check-out terakhir pada tanggal 3 Januari 2026 mendatang," ucapnya.

Sementara itu, curah hujan tinggi berpotensi memicu longsor dan banjir bandang di jalur pendakian, sehingga pendakian menjadi ekstrem berisiko tinggi.

TNGR juga akan mengerahkan tim untuk melakukan perbaikan jalur, pembersihan sampah, hingga perawatan area pendakian agar lebih siap dibuka kembali setelah masa tutup. 

Kapan Bisa Mendaki Lagi ?

Balai TNGR menyatakan bahwa pendakian akan dibuka kembali mulai April 2026, setelah jalur-jalur dinilai aman dan kondisi cuaca membaik.

Tuahta Aldo
Tuahta Aldo
Penulis

Saya merupakan jurnalis fin.co.id yang bertugas meliput peristiwa di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi. Selain aktif sebagai penulis berita, saya juga aktif menjalani hobi Fotografi dan travelling.