MMKSI sendiri telah memberikan sinyal positif.
Perusahaan ini sedang melakukan studi mendalam untuk pasar lokal.
Mereka ingin memastikan sistem hybrid yang dibawa benar-benar sesuai dengan kondisi jalanan, iklim, dan kebiasaan mengemudi masyarakat Indonesia.
Xpander Hybrid bukan sekadar mengganti mesin.
Kendaraan ini mengusung sistem Hybrid Electric Vehicle (HEV) yang sepenuhnya baru.
Sistem ini diklaim menawarkan performa lebih bertenaga dan efisiensi bahan bakar yang superior.
Bocoran Spesifikasi Xpander Hybrid: Performa Buas, Konsumsi Irit
Mengapa Anda harus menahan diri untuk tidak membeli mobil baru sekarang?
Xpander HEV membenamkan mesin 1.6 liter yang bekerja harmonis dengan motor listrik bertenaga 85 kW.
Kombinasi cerdas ini memungkinkan mobil melaju dalam mode listrik murni (EV Mode) saat kecepatan rendah atau terjebak macet parah.
Mitsubishi menerapkan sistem hybrid yang serupa dengan Mitsubishi Outlander PHEV.
Namun, Xpander Hybrid memiliki keunggulan unik: ia mampu melakukan pengisian daya mandiri (self-charging) tanpa perlu dicolok ke sumber listrik eksternal.
Bayangkan sensasi mengemudi dengan konsumsi bahan bakar yang jauh lebih hemat dibandingkan versi konvensional.
Di sisi lain, Anda tetap mendapatkan dorongan torsi instan saat berakselerasi.
Inilah yang membuat banyak konsumen rela menunda pembelian mobil baru, demi menyambut varian ramah lingkungan ini.