Otomotif . 26/01/2026, 16:10 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
Di lokasi tersebut, kontak senjata lanjutan kembali pecah antara aparat keamanan dan kelompok bersenjata.
Hasil dari baku tembak lanjutan ini, tiga orang bersenjata dilaporkan tewas di tempat.
Polisi pun berhasil mengamankan kendaraan pelaku sebagai barang bukti penting dalam penyelidikan.
Peristiwa ini tercatat sebagai upaya pembunuhan ketiga yang menargetkan Ampatuan dalam beberapa tahun terakhir.
Motif di balik serangan ini diduga kuat dipicu oleh rivalitas politik yang sengit dan konflik klan yang membara di wilayah tersebut.
Pelaksana Tugas Kepala Kepolisian Nasional Filipina (PNP), Jose Melencio Nartatez Jr., mengecam keras serangan ini dengan penuh amarah.
Ia segera memerintahkan pembentukan Special Investigation Task Group (SITG) untuk mengusut tuntas siapa dalang di balik serangan pengecut ini.
Kepolisian menegaskan komitmen mereka untuk tidak hanya berhenti pada pelaku lapangan yang tewas.
“PNP tidak akan berhenti pada pelaku lapangan. Dalang dan seluruh jaringan akan kami bongkar,” tegas Nartatez.
Selain itu, ia juga menginstruksikan peningkatan patroli bersenjata secara besar-besaran di wilayah Bangsamoro.
Tindakan ini bertujuan untuk mencegah aksi balasan atau serangan serupa di masa mendatang.
Keberhasilan Toyota Land Cruiser dalam melindungi Wali Kota Ampatuan dari hantaman roket RPG menjadi pengingat penting.
Pengingat ini ditujukan bagi para petinggi, pejabat, dan pengusaha yang beroperasi di zona berisiko tinggi.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media