Yang paling mengerikan, mereka melancarkan proyektil RPG langsung ke arah mobil sang wali kota.
Hantaman roket tersebut menghantam bodi SUV bongsor itu, menciptakan situasi genting di lokasi kejadian.
Keajaiban Teknologi Armor: Luar Hancur, Kabin Tetap Utuh
Menurut laporan kepolisian yang dikutip dari Newsline Philippines, Toyota Land Cruiser yang ditumpangi Ampatuan diduga kuat telah dimodifikasi dengan lapisan antipeluru (armored).
Meskipun bagian eksterior kendaraan mengalami kerusakan parah akibat ledakan roket dan terjangan peluru, struktur utama kabin tetap kokoh tak tertembus.
Lapisan baja VR7 atau lebih tinggi pada mobil ini terbukti mampu menyerap dan menyebarkan energi ledakan RPG, sehingga tidak mampu menembus ke dalam kabin penumpang.
Kontras dengan Land Cruiser yang bertindak sebagai "benteng", kendaraan pengawal Toyota Hilux justru menjadi sasaran empuk.
Dua anggota tim pengawal yang berada di dalam Hilux mengalami luka tembak serius dan terpaksa segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Hal ini semakin mempertegas perbedaan signifikan antara kendaraan standar dan kendaraan yang telah dilengkapi dengan sistem proteksi balistik tingkat tinggi.
Kejadian ini menjadi bukti nyata bahwa investasi pada kendaraan berlapis baja dapat menjadi pembeda antara hidup dan mati.
Baku Tembak Sengit dan Pengejaran Panas oleh Militer
Aparat pengawal yang berhasil selamat segera memberikan perlawanan sengit terhadap para penyerang.
Perlawanan ini memaksa kelompok penyerang untuk melarikan diri ke arah utara.
Tidak butuh waktu lama bagi aparat gabungan kepolisian dan militer Filipina untuk segera melakukan pengejaran panas.
Pengejaran membawa mereka hingga ke Barangay Meta, Datu Unsay, lokasi pelarian pelaku.