Di Turki, tradisi Davulcu atau penabuh drum sahur masih terjaga dengan baik. Para penabuh drum mengenakan kostum tradisional Ottoman, berkeliling lingkungan untuk membangunkan warga saat sahur. Mereka tidak hanya memukul drum, tetapi juga membacakan bait-bait puisi atau doa yang puitis, menjaga warisan berabad-abad tetap hidup di tengah modernitas Istanbul.
Keberagaman tradisi ini membuktikan bahwa Ramadan bukan hanya milik satu kelompok, melainkan perayaan kemanusiaan yang universal. Melalui ritual-ritual ini, pesan persaudaraan dan sukacita tersampaikan melintasi batas-batas negara.