Awas Sial! Ini 7 Pantangan Imlek yang Masih Dipercaya, Jangan Coba-coba Langgar!

lifestyle.fin.co.id - 29/01/2026, 15:28 WIB

Awas Sial! Ini 7 Pantangan Imlek yang Masih Dipercaya, Jangan Coba-coba Langgar!

Simak 7 pantangan Imlek yang masih dipercaya hingga kini.

fin.co.id - Perayaan Tahun Baru Imlek bukan sekadar pesta kembang api atau makan besar bersama keluarga. Di balik kemeriahannya, ada sederet aturan tak tertulis yang dipercaya bisa menentukan nasib kamu sepanjang tahun. Jika kamu tidak berhati-hati, tindakan sepele hari ini bisa berujung pada nasib sial atau hilangnya keberuntungan finansial di tahun yang baru.

Banyak orang menganggap tradisi ini kuno, namun hingga kini, pantangan Imlek tetap menjadi panduan penting bagi masyarakat Tionghoa. Mulai dari urusan bersih-bersih rumah hingga cara berpakaian, setiap detail memiliki makna simbolis. Simak daftar pantangan yang wajib kamu hindari agar hoki tetap mengalir deras tanpa hambatan.

1. Dilarang Menyapu dan Membuang Sampah

Ini adalah aturan emas yang paling populer. Masyarakat percaya bahwa menyapu rumah pada hari pertama Imlek sama saja dengan menyapu kekayaan keluar dari pintu. Sampah yang kamu kumpulkan melambangkan rezeki yang baru saja datang. Jika kamu membuangnya, kamu membuang keberuntungan tersebut.

Solusinya, pastikan rumah sudah bersih total sehari sebelum malam pergantian tahun. Jika memang harus menyapu karena kondisi darurat, sapulah kotoran ke arah dalam rumah, bukan ke arah luar pintu. Setelah itu, simpan kotoran tersebut dalam wadah dan baru buang setelah hari kedua atau ketiga.

2. Hindari Mencuci Rambut dan Memotong Kuku

Dalam bahasa Mandarin, kata "rambut" (fa) memiliki pengucapan yang serupa dengan "fa cai" yang berarti menjadi kaya atau makmur. Oleh karena itu, mencuci rambut saat Imlek dianggap seperti mencuci habis keberuntungan kamu sebelum tahun dimulai. Hal yang sama berlaku untuk memotong kuku atau memotong rambut.

Benda tajam seperti gunting dan pisau juga harus kamu simpan jauh-jauh. Menggunakan benda tajam dipercaya dapat memutus aliran rezeki dan memicu pertengkaran dalam keluarga. Pastikan penampilan kamu sudah rapi sebelum hari H agar tidak perlu menyentuh alat cukur atau gunting.

3. Jangan Memakai Pakaian Berwarna Hitam atau Putih

Warna pakaian bukan sekadar urusan estetika saat Imlek. Hitam dan putih secara tradisional melambangkan kedukaan atau kematian dalam budaya Tionghoa. Mengenakan warna-warna ini saat merayakan tahun baru dianggap bisa mengundang energi negatif atau kesialan bagi pemakainya.

Sebaliknya, pilihlah warna merah yang mencolok. Merah melambangkan kebahagiaan, keberuntungan, dan semangat yang menyala. Warna ini juga dipercaya ampuh untuk mengusir roh jahat dan membawa aura positif bagi siapa saja yang mengenakannya selama perayaan.

4. Pantang Mengucapkan Kata-Kata Negatif

Apa yang keluar dari mulut kamu saat Imlek dianggap sebagai doa untuk sepanjang tahun. Hindari mengucapkan kata-kata yang berkaitan dengan kematian, penyakit, kemiskinan, atau hantu. Bahkan menyebutkan angka empat yang terdengar mirip dengan kata "mati" dalam dialek tertentu sebaiknya kamu hindari.

Jika anak-anak tidak sengaja mengucapkan kata kasar atau menangis, orang tua biasanya akan segera menetralisirnya dengan kalimat-kalimat baik. Menangis saat Imlek dipercaya akan membawa kesedihan sepanjang tahun, jadi pastikan suasana hati tetap riang dan penuh tawa.

5. Dilarang Menagih Hutang atau Meminjam Uang

Wanda Afifah
Wanda Afifah
Penulis

Penulis gaya hidup yang berfokus pada tren kecantikan dan fenomena viral. Berdedikasi mengulas tips perawatan diri yang praktis serta kurasi tren terkini di media sosial. Menyajikan informasi yang inspiratif, akurat, dan relevan bagi kebutuhan gaya hidup modern