Hari Hijab Sedunia 1 Februari: Melawan Stigma Lewat Solidaritas #UnityInHijab

lifestyle.fin.co.id - 01/02/2026, 10:36 WIB

Hari Hijab Sedunia 1 Februari: Melawan Stigma Lewat Solidaritas #UnityInHijab

fin.co.id - Masyarakat dunia kembali memperingati Hari Hijab Sedunia atau World Hijab Day (WHD) yang jatuh tepat pada hari ini, Minggu (1/2). Gerakan global tahunan ini bukan sekadar seremoni mengenakan penutup kepala, melainkan sebuah aksi nyata untuk mendorong toleransi, pemahaman lintas agama, dan penghormatan terhadap hak asasi perempuan di tengah keberagaman masyarakat dunia.

Sejak pertama kali bergulir, peringatan ini terus menyuarakan pesan perdamaian guna mengikis sentimen negatif terhadap identitas Muslimah. Melalui kampanye ini, penyelenggara mengajak perempuan dari berbagai latar belakang untuk merasakan pengalaman mengenakan hijab sebagai bentuk solidaritas.

Melansir informasi resmi dari situs World Hijab Day, aktivis sosial asal New York, Nazma Khan, merupakan sosok utama yang memprakarsai gerakan ini pada tahun 2013. Khan merancang gerakan ini setelah ia mengalami berbagai bentuk diskriminasi dan perundungan karena mengenakan hijab pasca-tragedi 11 September di Amerika Serikat.

Ia ingin mengubah narasi negatif yang seringkali menyudutkan perempuan berhijab. Sejak debutnya satu dekade lalu, peringatan ini telah merambah ke lebih dari 150 negara. Kini, Hari Hijab Sedunia telah berevolusi menjadi gerakan internasional yang memperjuangkan kebebasan beragama, hak-hak perempuan, hingga pemahaman budaya yang lebih inklusif.

Peran Penting World Hijab Day Organization (WHDO)

Kesuksesan gerakan ini tidak lepas dari peran World Hijab Day Organization (WHDO). Organisasi nirlaba ini memegang kendali penuh dalam mengoordinasi berbagai kegiatan perayaan di seluruh penjuru dunia. Fokus utama WHDO adalah meluruskan kesalahpahaman akut yang sering menghantui persepsi publik mengenai hijab.

Banyak orang yang masih menganggap hijab sebagai simbol penindasan atau keterbatasan ruang gerak bagi perempuan. Namun, WHDO hadir untuk menegaskan bahwa hijab adalah bentuk kebebasan berekspresi dan ketaatan spiritual. Mereka berkomitmen penuh mempromosikan pemahaman dan penghormatan agar perempuan Muslim dapat menjalankan keyakinannya tanpa bayang-bayang ketakutan atau intimidasi.

Kampanye Kebebasan dan Anti-Diskriminasi

Peringatan Hari Hijab Sedunia menjadi momentum krusial untuk mengampanyekan kebebasan pribadi dalam berpakaian. Organisasi ini memandang bahwa setiap individu berhak menentukan pilihannya sendiri tanpa harus menghadapi perlakuan diskriminatif di ruang publik, baik itu di lingkungan kerja, institusi pendidikan, maupun komunitas sosial.

Selain itu, perayaan ini berfungsi sebagai jembatan dialog bagi orang-orang dari semua keyakinan. Dengan membuka ruang diskusi yang sehat, masyarakat dapat saling belajar tentang nilai-nilai keberagaman. Tujuan akhirnya sangat jelas: menciptakan sebuah tatanan dunia yang aman bagi setiap perempuan untuk memilih pakaian mereka tanpa perlu merasa terancam oleh stigma negatif.

Tema 2026: #UnityInHijab

Pada tahun ini, Hari Hijab Sedunia mengusung tema besar #UnityInHijab. Tema ini menitikberatkan pada kekuatan yang lahir dari identitas kolektif dan kemanusiaan bersama. Melalui slogan ini, WHDO menyerukan kepada masyarakat global agar berdiri tegak dalam barisan solidaritas yang sama.

Tema #UnityInHijab mengajak semua orang, tanpa memandang ras atau agama, untuk merayakan keberagaman yang ada. Hal ini menjadi sangat relevan mengingat tantangan global saat ini yang masih dipenuhi dengan isu islamofobia dan rasisme. Dengan saling mendukung, perempuan di seluruh dunia dapat memiliki tameng yang lebih kuat dalam menghadapi diskriminasi.

Solidaritas ini juga membuktikan bahwa perbedaan penampilan fisik atau cara berpakaian tidak seharusnya menjadi tembok pemisah. Sebaliknya, hal tersebut merupakan warna yang memperkaya kemanusiaan kita. Gerakan ini menekankan bahwa meski kita memiliki jalan hidup yang berbeda, kita semua berbagi nilai kemanusiaan yang setara.

Ari Nur Cahyo
Ari Nur Cahyo
Penulis

Penulis di FIN.CO.ID sejak Maret 2022 yang fokus mengeksplorasi dunia Teknologi, Sepak Bola, dan Anime. Memiliki ketertarikan kuat pada isu-isu viral, ia berkomitmen menghadirkan konten yang segar, informatif, dan relevan dengan tren masa kini.