Otomotif . 03/02/2026, 15:28 WIB
Penulis : Ari Nur Cahyo | Editor : Ari Nur Cahyo
fin.co.id - Sebuah insiden kecelakaan hebat melibatkan SUV Jetour T2 dan mobil BMW terjadi di ruas Tol Jagorawi KM 31 arah Jakarta. Kecelakaan tersebut menyebabkan unit Jetour T2 hangus terbakar setelah menghantam pembatas jalan. Kejadian ini lantas menarik perhatian publik, terutama mengenai ketangguhan dan profil SUV bergaya off-road yang baru saja meluncur di pasar otomotif tanah air.
Kepala Induk PJR Tol Jagorawi Kompol Akhmad Jajuli menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika kedua kendaraan tersebut melaju menuju Jakarta. Menurut keterangannya, pengemudi BMW mencoba menyalip Jetour T2 dari sisi kiri dengan kecepatan tertentu. Namun, manuver tersebut justru memicu benturan yang mengakibatkan Jetour T2 kehilangan kendali, menghantam pembatas jalan, hingga akhirnya kobaran api melahap seluruh badan mobil.
Harga Kompetitif Jetour T2 di Pasar Indonesia
Terlepas dari insiden tersebut, Jetour T2 merupakan penantang baru yang cukup agresif di segmen SUV petualang. Jetour menyematkan banderol harga yang sangat berani untuk menggoyang dominasi pemain lama. Saat ini, perusahaan menawarkan Jetour T2 dengan harga khusus Rp 568 juta bagi 500 konsumen pertama.
Setelah kuota promo tersebut habis, harga unit akan kembali ke angka normal yakni Rp 588 juta. Strategi harga ini membuat Jetour T2 menjadi pilihan yang sangat rasional bagi pecinta otomotif. Mengapa demikian? Karena umumnya SUV dengan sistem penggerak empat roda (4x4) di Indonesia memiliki label harga yang jauh menembus angka Rp 800 juta hingga miliaran rupiah. Dengan harga di bawah Rp 600 juta, Jetour memberikan akses bagi konsumen yang menginginkan mobil tangguh namun tetap ekonomis secara nilai investasi.
Performa Mesin Kunpeng yang Bertenaga
Dibalik desain eksteriornya yang kotak dan maskulin, Jetour T2 menyimpan jantung mekanis yang sangat serius. Insinyur Jetour membekali mobil ini dengan mesin Kunpeng Power 2.0L TGDI Turbo. Mesin ini tidak hanya fokus pada tenaga besar, tetapi juga mengedepankan efisiensi bahan bakar yang optimal untuk penggunaan harian.
Secara teknis, mesin tersebut sanggup memuntahkan tenaga maksimal hingga 241,6 hp dengan torsi puncak mencapai 375 Nm. Angka ini memastikan pengemudi mendapatkan tarikan yang responsif, baik saat berakselerasi di jalan tol maupun ketika membutuhkan torsi besar di medan menanjak. Tenaga buas tersebut kemudian mengalir melalui sistem transmisi yang canggih ke seluruh roda.
Teknologi XWD All-Wheel Drive yang Adaptif
Salah satu keunggulan utama yang membuat Jetour T2 menonjol adalah kehadiran sistem XWD All-Wheel Drive. Teknologi ini bekerja secara cerdas dan adaptif dengan membaca kondisi permukaan jalan secara real-time. Sistem akan mendistribusikan tenaga secara otomatis ke roda yang paling membutuhkan traksi.
Oleh karena itu, mobil tetap menunjukkan stabilitas tinggi meski melintasi aspal basah, jalan berlumpur, hingga medan berbatu yang tidak rata. Pengemudi tidak perlu repot melakukan pengaturan manual yang rumit, karena komputer mobil akan mengambil keputusan dalam hitungan milidetik untuk menjaga keamanan berkendara.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media