Religi . 05/02/2026, 12:14 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Gunakan shower atau gayung dengan hati-hati, hindari menyemprotkan air langsung ke mulut atau hidung.
Saat berkumur atau membersihkan hidung, lakukan perlahan agar tidak tertelan.
Ingat bahwa puasa menekankan niat dan kesadaran, bukan ketelitian yang berlebihan hingga menimbulkan stres.
Pendekatan modern dalam psikologi perilaku juga mendukung hal ini.
Kesadaran dan intensi seseorang dalam hati menjadi inti ibadah, sehingga insiden kecil yang tidak disengaja tidak mengurangi pahala atau membatalkan puasa.
Puasa tidak batal jika air tertelan secara tidak sengaja saat mandi, selama orang tersebut tidak berniat menelannya.
Namun, jika sengaja menelan air, puasa menjadi batal dan perlu diganti di hari lain.
Pemahaman ini menunjukkan keseimbangan ajaran Islam antara kehati-hatian dan kelonggaran bagi umatnya.
Dengan mengetahui aturan ini, umat Islam dapat menjalankan puasa dengan tenang, aman, dan khusyuk, tanpa dibebani kekhawatiran yang berlebihan.
Sahih al-Bukhari: The Book of Fasting
Sahih Muslim: The Book of Fasting
Fiqh al-Sunnah – Sayyid Sabiq
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media