Religi . 06/02/2026, 12:33 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
fin.co.id - Ramadan selalu menjadi momen yang paling ditunggu untuk berburu pahala sebanyak-banyaknya. Namun, bagi kaum hawa, datangnya tamu bulanan atau menstruasi seringkali menimbulkan rasa cemas. Banyak yang merasa "ketinggalan kereta" karena tidak bisa melaksanakan ibadah wajib seperti salat dan puasa. Padahal, pintu surga tidak tertutup rapat hanya karena kamu sedang berhalangan.
Kamu harus tahu bahwa Islam sangat memuliakan wanita. Kondisi biologis ini bukanlah penghalang untuk tetap produktif mendulang kebaikan. Jangan sampai kamu terjebak dalam rasa malas yang justru membuat Ramadan berlalu begitu saja tanpa makna. Ada sederet amalan cerdas yang bisa kamu lakukan agar tetap bisa meraih predikat takwa meski sedang dalam masa haid.
Jangan salah, memberi makan orang yang berpuasa memiliki keutamaan yang luar biasa. Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa siapa saja yang memberi makan orang yang berbuka puasa, maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa sedikit pun. kamu bisa mengambil peran di dapur untuk menyiapkan hidangan bagi keluarga atau berbagi takjil ke masjid terdekat.
Haid bukanlah penghalang untuk terus membasahi lidah dengan mengingat Allah. Kamu tetap diperbolehkan membaca tasbih, tahmid, takbir, dan tahlil. Selain itu, memperbanyak selawat kepada Nabi Muhammad SAW di bulan Ramadan akan memberikan ketenangan batin sekaligus meningkatkan derajat kamu di sisi-Nya. Amalan ini sangat fleksibel karena bisa kamu lakukan sambil bekerja, memasak, atau bersantai.
Meskipun ada perbedaan pendapat mengenai menyentuh mushaf saat sedang berhalangan, sebagian besar ulama sepakat bahwa mendengarkan murottal Al-Qur'an tetap mendatangkan pahala. Saat ini, banyak aplikasi Al-Qur'an digital yang memudahkan kamu untuk tetap terkoneksi dengan wahyu Illahi. Menyimak bacaan imam saat salat Tarawih melalui media sosial atau YouTube juga bisa menjadi alternatif agar ruhani tetap terisi.
Siapa bilang wanita haid tidak bisa mendapatkan malam Lailatul Qadar? Malam yang lebih baik dari seribu bulan ini bisa kamu kejar dengan memperbanyak doa, terutama doa yang diajarkan Rasulullah kepada Aisyah RA: "Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni". Luangkan waktu di sepertiga malam terakhir untuk curhat kepada Sang Khalik dan memohon ampunan serta keberkahan hidup.
Ramadan adalah bulan kedermawanan. Gunakan kesempatan ini untuk menyisihkan sebagian harta melalui zakat, infak, maupun sedekah. Kamu bisa menyalurkannya lewat lembaga amil zakat resmi secara daring atau memberikan bantuan langsung kepada mereka yang membutuhkan di lingkungan sekitar. Sedekah tidak hanya menghapus dosa, tetapi juga melipatgandakan rezeki kamu.
Era digital memudahkan kita untuk belajar agama tanpa harus keluar rumah. Kamu bisa mengikuti webinar, menyimak podcast religi, atau membaca artikel keislaman yang kredibel. Menambah wawasan tentang fikih wanita atau sejarah Islam termasuk dalam kategori ibadah yang sangat mulia. Ilmu yang bermanfaat akan terus mengalirkan pahala meski Ramadan telah berlalu.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media