Trend . 11/02/2026, 14:22 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Sahur bukan sekadar rutinitas sebelum imsak. Ia merupakan fondasi energi tubuh selama lebih dari 12 jam berpuasa. Banyak orang merasa lemas, pusing, atau sulit berkonsentrasi di siang hari karena salah memilih menu sahur. Padahal, dengan komposisi nutrisi yang tepat, tubuh bisa tetap bertenaga dan stabil hingga waktu berbuka.
Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda, “Bersahurlah kalian, karena pada sahur itu terdapat keberkahan.” Anjuran ini bukan hanya bernilai spiritual, tetapi juga selaras dengan prinsip kesehatan modern. Penelitian menunjukkan bahwa makan sebelum periode puasa panjang membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan mengurangi risiko dehidrasi.
Tubuh membutuhkan kombinasi karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, serat, vitamin, dan mineral agar energi dilepaskan secara bertahap. Jika sahur hanya terdiri dari makanan tinggi gula atau karbohidrat sederhana, energi memang cepat muncul, tetapi juga cepat turun.
Menurut Harvard T.H. Chan School of Public Health dalam panduan Healthy Eating Plate, keseimbangan piring makan ideal terdiri dari:
Setengah piring sayur dan buah
Seperempat piring protein sehat
Seperempat piring biji-bijian utuh
Ditambah air putih yang cukup
Konsep ini relevan diterapkan saat sahur agar tubuh tidak mengalami lonjakan dan penurunan gula darah secara drastis.
Berikut beberapa pilihan menu yang bisa membantu tubuh tetap kuat dan fokus sepanjang hari.
Nasi merah mengandung karbohidrat kompleks dan serat yang dicerna lebih lambat dibanding nasi putih. Telur menjadi sumber protein berkualitas tinggi yang membantu mempertahankan massa otot dan rasa kenyang lebih lama. Tambahkan sayur seperti bayam atau brokoli untuk asupan vitamin dan mineral.
Kombinasi ini membantu pelepasan energi secara bertahap sehingga tubuh tidak mudah lemas menjelang siang.
Oat kaya akan beta-glukan, serat larut yang membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Tambahkan potongan pisang, apel, atau kurma untuk rasa manis alami, serta kacang almond atau kenari sebagai sumber lemak sehat.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media