JAECOO J7 SHS-P: Menjawab Tantangan Elektrifikasi di Pasar Otomotif Indonesia

lifestyle.fin.co.id - 12/02/2026, 12:58 WIB

JAECOO J7 SHS-P: Menjawab Tantangan Elektrifikasi di Pasar Otomotif Indonesia

fin.co.id - Arus elektrifikasi kendaraan di Indonesia terus melaju kencang. Kini, masyarakat tidak hanya memiliki pilihan pada mobil listrik murni (EV), tetapi juga pada teknologi plug-in hybrid yang menawarkan fleksibilitas tinggi. Di tengah persaingan ini, JAECOO J7 SHS-P muncul sebagai solusi cerdas bagi mereka yang menginginkan efisiensi tanpa harus merasa cemas terhadap ketersediaan infrastruktur pengisian daya.

Kehadiran SUV ini bukan sekadar meramaikan pasar, melainkan menjawab evolusi mobilitas masyarakat Indonesia yang kian adaptif. Berdasarkan data wholesales GAIKINDO, penjualan mobil hybrid di Indonesia mencatatkan pertumbuhan manis sebesar 10 persen sepanjang tahun 2025. Dengan total penjualan mencapai 66 ribu unit, kendaraan hybrid menyumbang sekitar 8,2 persen dari total pasar nasional. Angka ini membuktikan bahwa teknologi hybrid kian mendapat tempat di hati konsumen domestik.

 jempol belaka. Di pasar otomotif Inggris yang sangat kompetitif dan matang, SUV plug-in hybrid (PHEV) ini berhasil menembus jajaran model terlaris. J7 SHS-P bahkan sukses menduduki posisi kedua dalam periode penjualan terbaru di UK. Capaian ini menjadi bukti kuat bahwa konsumen global sangat menghargai kombinasi antara tenaga buas, efisiensi bahan bakar, serta jarak tempuh yang panjang.

Business Unit Director JAECOO Indonesia, Jim Ma, menegaskan bahwa tren serupa mulai terlihat di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Menurutnya, konsumen saat ini membutuhkan kendaraan elektrifikasi yang bertenaga namun tetap fleksibel untuk berbagai kebutuhan perjalanan, baik di dalam kota maupun luar kota.

"Pencapaian di Inggris menunjukkan bahwa konsumen semakin mempercayai SUV plug-in hybrid yang berperforma tinggi. Kami menghadirkan J7 SHS-P di Indonesia sebagai opsi strategis bagi mereka yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan tanpa harus sepenuhnya bergantung pada stasiun pengisian daya," ujar Jim Ma.

Salah satu keunggulan utama yang JAECOO tawarkan adalah teknologi Super Hybrid System (SHS). Teknologi ini secara teknis dirancang khusus untuk mengatasi masalah klasik pada mobil PHEV, yakni penurunan performa mesin ketika kapasitas baterai mulai menipis.

Banyak pengguna mobil hybrid seringkali merasakan penurunan tenaga saat baterai berada di level rendah. Namun, JAECOO J7 SHS-P mampu menjaga penyaluran tenaga tetap halus dan konsisten meskipun kapasitas baterai berada di bawah angka 20 persen. Hal ini memastikan karakter berkendara tetap stabil dan responsif, sehingga pengemudi tidak kehilangan kepercayaan diri saat menyalip kendaraan lain atau mendaki tanjakan.

Secara global, J7 SHS-P merupakan model pertama JAECOO yang mengusung teknologi SHS ini. Dampaknya sangat signifikan, di mana model ini berhasil masuk ke dalam jajaran Top 3 penjualan bulanan dunia di segmennya. Pertumbuhan lini kendaraan energi baru JAECOO sendiri melonjak drastis hingga lebih dari 601,56 persen secara tahunan pada 2025, dengan total penjualan yang melampaui angka 200.000 unit di seluruh dunia.

Performa Buas dan Efisiensi Tanpa Batas

Berbicara mengenai dapur pacu, JAECOO J7 SHS-P membawa spesifikasi yang mengesankan. Mesin konvensionalnya mampu memuntahkan tenaga maksimal hingga 140 Hp dengan torsi puncak mencapai 215 Nm. Namun, kekuatan sesungguhnya berada pada sinergi dengan motor listrik yang memiliki daya puncak 201 Hp dan torsi melimpah sebesar 310 Nm.

Kombinasi mesin dan motor listrik ini menghasilkan akselerasi yang sangat responsif sejak injakan gas pertama. Selain performa, aspek efisiensi menjadi "senjata" utama JAECOO untuk memikat pasar Indonesia yang memiliki karakteristik geografis luas.

J7 SHS-P menawarkan jarak tempuh listrik murni (EV mode) hingga 100 kilometer berdasarkan standar pengujian NEDC. Artinya, untuk penggunaan harian di dalam kota seperti pergi ke kantor, pengguna nyaris tidak perlu mengonsumsi bensin sama sekali. Sementara itu, untuk perjalanan jarak jauh, jarak tempuh gabungannya mampu mencapai angka luar biasa, yakni hingga 1.377 kilometer (NEDC). Angka ini jauh melampaui jangkauan mobil berbahan bakar bensin konvensional maupun mobil listrik murni saat ini.

Ekspansi Besar-Besaran di Indonesia

JAECOO sangat serius dalam menggarap pasar tanah air. Saat ini, jaringan dealer JAECOO sudah mulai beroperasi di berbagai kota besar, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, hingga Medan, Pontianak, dan Makassar. Saat ini total sudah ada 25 dealer berstandar global yang siap melayani konsumen.

Ari Nur Cahyo
Ari Nur Cahyo
Penulis

Penulis di FIN.CO.ID sejak Maret 2022 yang fokus mengeksplorasi dunia Teknologi, Sepak Bola, dan Anime. Memiliki ketertarikan kuat pada isu-isu viral, ia berkomitmen menghadirkan konten yang segar, informatif, dan relevan dengan tren masa kini.